Page 718 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 718
IntelIgensI embun PagI
fulfilling prophecy? Tanpa memedulikan lagi konsep-konsep
yang saya desain sebelumnya, pada kenyataannya IEP tuntas
di Keping 99. Demikian juga dengan target saya untuk
menjadikan IEP novel berukuran epik yang konon ketentuan
minimumnya adalah seratus ribu kata. Pada satu titik dalam
proses menulis IEP, saya tidak lagi peduli soal jumlah kata.
Namun, pada hari saya merampungkan draf pertama, target
itu berhasil terpenuhi, bahkan terlampaui.
Di luar dari yang sudah saya targetkan, terjadi juga banyak
hal yang tidak saya rencanakan, khususnya yang berkaitan
dengan jalan cerita. Sama seperti peta yang merupakan
realitas versi dua dimensi dan melaluinya kita mengantisipasi
arah dan tujuan, peta tidak otomatis menunjukkan detail dan
tekstur alam yang akan kita tempuh. Kejutan adalah kepastian
yang menanti saya dalam tiap lembar. Setiap karakter seperti
memiliki daya dorong sendiri yang membentuk cerita dengan
keinginannya masing-masing. Sering kali saya merasa hanya
seperti fasilitator yang menyediakan ruang bermain untuk
mereka berekspresi.
Lagi dan lagi, saya menemukan kenyataan serupa.
Menulis memiliki dua sisi yang saling melengkapi dan
nyaris mustahil melenyapkan salah satunya: perencanaan dan
keluwesan, sistematis dan spontanitas, disiplin dan kebebasan.
Demikianlah rangkaian wajah ganda proses menulis yang
harus hadir untuk merampungkan sebuah karya.
703

