Page 262 - In a Blue Moon
P. 262
Lucas mengetuk-ngetukkan ponselnya ke kemudi. Ia tidak
mencemaskan artikel yang menggosipkan dirinya dan
Miranda. Ia bukan selebriti dan Miranda bukan model kelas
dunia. Gosip tentang kebersamaan mereka tidak akan meng-
guncang dunia. Gosip remeh seperti ini akan segera lenyap
ditelan gosip lain yang lebih menarik. Apabila Sophie hanya
membaca artikel konyol itu, Lucas yakin gadis itu juga pasti
tidak akan percaya.
Namun, masalahnya adalah satu foto terkutuk itu. Foto
yang memperlihatkan sesuatu yang sama sekali tidak sesuai
dengan kenyataan. Sebenarnya foto itu sendiri tidak mengu-
sik Lucas, karena ia tahu apa yang sebenarnya terjadi. Ia
tidak mencium Miranda. Miranda yang menciumnya, dan itu
juga karena mabuk.
260
Yang membuat Lucas resah adalah kenyataan bahwa
Sophie telah melihat foto itu dan kemungkinan Sophie akan
berpikiran buruk tentang dirinya.
Sophie bahkan mungkin tidak ingin berurusan dengannya
lagi.
Lucas mengernyit ketika merasakan rasa nyeri yang me-
nusuk dadanya. Sialan.
Bagaimana kalau Sophie tidak percaya padanya?
Lucas menggeleng. Tidak, Sophie harus percaya padanya.
Ia akan membuat Sophie percaya padanya. Oh, Tuhan, bagai-
mana kalau Sophie tidak percaya padanya?
Tiba-tiba merasa sesak napas, Lucas membuka pintu mo-
bil dengan cepat dan melangkah ke trotoar. Ia menarik napas
dalam-dalam, mengisi paru-parunya dengan udara dingin.
Ilana-In a Blue Moon Content.indd 260 3/30/2015 10:43:28 AM

