Page 318 - In a Blue Moon
P. 318
”Aku sangat sehat!” seru Gordon Ford riang, sama sekali
tidak merendahkan suara. ”Omong-omong, Sophie, aku baru
saja bertanya kepada Lucas apakah kalian bersedia menamai
anak laki-laki pertama kalian nanti dengan namaku?”
Sophie tersedak kaget dan langsung terbatuk-batuk. Kalau
ia masih sedang mengunyah burger-nya saat itu, ia yakin
burger-nya akan menyembur keluar melalui hidungnya. ”Maaf,
apa?” katanya dengan suara tercekik sementara ia melotot ke
arah Lucas yang tertawa terbahak-bahak.
”Kuharap kau dan Lucas bersedia menamai anak laki-laki
pertama kalian Gordon,” ulang kakek Lucas, mengabaikan
tawa Lucas yang pasti terdengar olehnya. ”Gordon itu nama
yang kuat, berwibawa...”
316 ”Mr. Ford, aku tidak hamil!” sela Sophie dengan wajah
panas.
”Oh, tentu saja, Sayang. Maksudku setelah kalian menikah
nanti. Kuharap kalian tidak menunggu terlalu lama. Jadi ke-
tika cicit laki-laki pertamaku lahir, aku berharap kalian me-
namakannya Gordon. Bagaimana?”
Sophie tidak bisa berkata-kata sejenak. Ia menoleh mena-
tap Lucas, tetapi laki-laki itu masih sibuk tertawa. Akhirnya
ia berkata, ”Sir, bagaimana kalau Gordon dijadikan nama te-
ngahnya saja?”
Lucas langsung berhenti tertawa dan menatap Sophie de-
ngan raut wajah tercengang.
”Kuharap Anda mengerti, aku hanya ingin anak laki-laki
pertamaku memiliki nama almarhum ayahku,” lanjut Sophie.
Ilana-In a Blue Moon Content.indd 316 3/30/2015 10:43:33 AM

