Page 94 - MODUL PELAJARAN KELAS X 2021-2022 untuk Flipping Book
P. 94
Akhirnya, pada suatu hari karena penasaran bercampur dongkol ia memutuskan untuk
mengadukannya ke Departemen Tenaga Kerja Prancis di Paris. Dia ingin melapor sekaligus ingin
tahu kenapa perusahaan-perusahaan tersebut menolaknya. Tapi, ketika bertemu dengan salah
satu manager di kantor Depnaker Paris tersebut, ia mendapat penjelasan yang ia dapat di luar
perkiraannya. Berikut adalah dialog mereka:
Manager: Nona, kami tidak rasis, sebaliknya kami sangat mementingkan Anda. Pada saat anda
mengajukan aplikasi pekerjaan di perusahan, kami sangat terkesan dengan nilai akademis dan
pencapaian Anda. Sesungguhnya, berdasarkan kemampuan, Anda sebenarnya adalah golongan
pekerja yang kami cari-cari.
Nona: Kalau begitu, kenapa perusahan-perusahaan tersebut tidak menerima saya bekerja?
Manager: Jadi begini, setelah kami periksa di database, kami menemukan data bahwa Nona
pernah tiga kali kena sanksi tidak membayar tiket saat naik kendaraan umum.
Nona (kaget): Ya, saya mengakuinya. Tapi, apakah karena perkara kecil tersebut semua
perusahaan boleh menolak saya?
Manager: Perkara kecil? Kami tidak menganggap itu perkara kecil, Nona. Kami lihat di database,
Anda pertama kali melanggar hukum terjadi di minggu pertama Anda masuk di negara ini. Saat itu
petugas percaya dengan penjelasan Anda bahwa Anda masih belum mengerti sistem transportasi
umum di sini. Itu sebabnya kesalahan tersebut diampuni. Namun Anda tertangkap dua kali lagi
setelah itu.
Nona: Ohh, waktu itu karena tidak ada uang kecil saja.
Manager: Tidak, tidak. Kami tidak bisa terima penjelasan Anda. Jangan anggap kami bodoh. Kami
yakin Anda telah melakukannya ratusan kali sebelum tertangkap.
Nona: Well, baiklah. Tapi, itu kan bukan kesalahan mematikan ...? Kenapa harus begitu serius?
Lain kali saya perbaiki dan berubah kan masih bisa?

