Page 24 - MODUL KELAS 5 TEMA 5
P. 24

Ciri-ciri tangga nada minor adalah sebagai berikut.
                 1.  Bersifat sedih.
                 2.  Kurang Bersemangat.
                 3.  Biasanya diawali dan diakhiri dengan nada La = A.
                 4.  Mempunyai pola interval, yaitu 1, ½ , 1 , 1 , ½ , 1 , 1.
                 Contoh  lagu-lagu  yang  menggunakan  tangga  nada  diatonik  minor,  adalah  sebagai
                 berikut.
                  No.            Judul Lagu                Nama Pencipta Lagu
                   1.              Syukur                        H. Mutahar
                   2.       Mengheningkan Cipta                 Truno Prawit
                   3.           Gugur Bunga                    Ismail Marzuki
                   4.           Trima Kasihku                    Sri Widodo

                         Ayo Lakukan                                      3.2 dan 4.2 SBdP


                 Bentuklah kelompok dengan 3–4 orang temanmu! Temukanlah lagu wajib yang menggunakan
                 tangga nada minor! Catat hasil temuan kelompokmu dan nyanyikan salah satu lagu tersebut
                 di depan kelas! Tampilkan dengan percaya diri!

                    Kerjakan di Rumah                                       3.5 dan 4.5 IPA


                 Sekarang, carilah seekor  hewan di sekitar rumahmu! Buatlah bagan tentang siklus hidup
                 hewan tersebut! Mintalah bantuan dari orang tuamu!

                                                                           Pembelajaran            6


                        Ayo Membaca                          3.7 dan 4.7 Bahasa Indonesia


                 Bacalah teks nonfiksi di bawah ini dengan nyaring!
                                                 Perubahan Ekosistem
                     Ekosistem yang dikatakan seimbang adalah apabila semua komponen baik biotik
                 maupun abiotik berada pada porsi yang seharusnya baik jumlah maupun peranannya dalam
                 lingkungan. Dalam ekosistem terjadi peristiwa makan memakan yang kita sebut dengan
                 istilah rantai makanan. Idealnya dalam sebuah rantai makanan jumlah masing-masing
                 anggotanya harus sesuai dengan aturan ekosistem. Dalam suatu ekosistem harus ada
                 keseimbangan antara produsen dan konsumen. Kehidupan dapat tetap berlangsung jika
                 jumlah produsen lebih besar dari konsumen tingkat I. Konsumen tingkat I lebih banyak dari
                 konsumen tingkat II, dan seterusnya.
                     Ketidakseimbangan ekosistem terjadi apabila semua komponen biotik maupun abiotik
                 tidak berada pada porsi yang seharusnya baik jumlah maupun peranannya dalam lingkungan.
                 Sehingga dapat dikatakan tidak seimbang jika salah satu komponen pada ekosistem tersebut
                 rusak. Misalnya populasi tikus di sawah sedikit karena terus diburu oleh para petani akan
                 mengakibatkan populasi ular menurun karena kehabisan makanan berupa tikus.
                     Ekosistem dapat mengalami perubahan sepanjang waktu. Komponen-komponen di
                 dalam  ekosistem  dapat  mengalami  peningkatan  maupun  penurunan  jumlah  populasi.
                 Misalnya, pada saat musim hujan, sebuah kebun akan mendapatkan lebih banyak air



                104                              Tematik 5 Tema 5 Ekosistem
   19   20   21   22   23   24   25   26   27   28   29