Page 73 - MODUL KELAS 5 TEMA 5
P. 73
Ayo Membaca 1.4, 2.4, 3.4, dan 4.4 PPKn
Bahasa Indonesia, Bahasa Pemersatu Bangsa
Bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang multikultural dan sekaligus juga
multilingual. Hal ini berarti bahwa setiap suku atau kelompok etnik mempunyai tradisi dan
kebudayaan sendiri, termasuk keanekaan bahasanya. Bahasa-bahasa kelompok etnik
tersebut, atau lebih dikenal sebagai bahasa daerah, selain dituturkan dan didukung oleh
jumlah kelompok penutur yang sangat variatif, juga memiliki wilayah yang tersebar luas.
Tersebarnya bahasa daerah tertentu ke wilayah lain di Nusantara tentunya memungkinkan
terjadinya persaingan antarbahasa daerah tersebut. Jika hal ini dibiarkan, dikhawatirkan
akan menjadi pemicu disintegrasi bangsa. Apalagi wilayah Indonesia memiliki banyak pulau
dan memiliki banyak ragam budaya. Hal ini tentunya akan berimbas kepada persatuan dan
kesatuan bangsa.
Selain itu keragaman bahasa juga mengurangi rasa kebersamaan. Jika tiap pulau
memiliki perbedaan bahasa, maka antara orang yang berbahasa A dan B kurang memiliki rasa
kebersaman. Jika kita memiliki kesamaan bahasa, maka rasa kekeluargaan, kebersamaan
akan semakin kuat. Inilah mengapa para pemuda sepakat untuk berikrar mempelajari, dan
menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu untuk melawan penjajah serta
sebagai bahasa nasional.
“Kami putera dan puteri Indonesia, menjunjung tinggi bahasa persatuan, Bahasa
Indonesia..” Sepenggal kalimat dari sebait Sumpah Pemuda yang dikumandangkan pada
tanggal 28 Oktober 1928 tersebut merupakan tonggak pemersatu bangsa Indonesia.
Momentum itu telah menyatukan berbagai muda mudi bangsa, Jong Java, Jong Celebes,
dan masih banyak kalangan lainnya. Titik ini membakar semangat perjuangan mereka
menjadi lebih besar, berbasis ke-Indonesiaan dan menuju kemerdekaan bangsa.
Bahasa Indonesia diresmikan sebagai bahasa nasional Negara Republik Indonesia
tepat saat perjuangan kemerdekaan mencapai puncaknya. Dalam hal ini, bahasa Indonesia
tidak hanya digunakan sebagai bahasa resmi dalam penyelenggaraan kehidupan negara
dan pemerintahan. Akanb tetapi juga sebagai bahasa pengantar pada jenis dan jenjang
pendidikan, sebagai bahasa perhubungan nasional (terutama dalam kaitannya dengan
perencanaan dan pelaksanaan pembangunan nasional), sebagai sarana pembinaan dan
pengembangan kebudayaan nasional. Bahasa Indonesia sebagai pemersatu bangsa
berkaitan erat dengan jati diri bangsa Indonesia, jati diri nasional. Bahasa Indonesia sebagai
alat komunikasi dan perhubungan nasional.
Sebagai pemersatu bangsa, bahasa Indonesia merupakan tali pengikat yang kuat. Dalam
hal ini, bahasa Indonesia wajib dipelajari oleh setiap generasi muda kita, agar kekuatan rasa
memiliki Indonesia masih terus ada. Hal ini akan terasa jika kita ke luar negeri dan bertemu
sesama orang Indonesia, maka rasa cinta pada bangsa sendiri akan muncul.
Dalam kedudukannya sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia berfungsi sebagai
lambang kebanggaan nasional. Bahasa ini mencerminkan nilai – nilai sosial budaya yang
mendasari rasa kebangsaan. Melalui bahasa nasional, bangsa Indonesia menyatakan harga
diri dan nilai-nilai budaya yang menjadi pegangan hidup. Atas dasar kebanggaan ini, bahasa
Indonesia dipelihara, dilestarikan, dan dikembangkan oleh bangsa Indonesia.
Ayo Menjawab 3.4 dan 4.4 PPKn
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jawaban yang benar!
1. Jelaskan kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional!
Jawab: ...........................................................................................................................
Tematik 5 Tema 5 Ekosistem 153

