Page 76 - uu ciptakarya Master
P. 76

Peraturan Perundang-undangan

           (8)  Dalam hal ketentuan sebagaimana dimaksud dalam
               ayat (2) dan ayat (3)  tidak terpenuhi, maka demi
               hukum status hubungan  kerja pekerja/buruh dengan
               perusahaan  penerima pemborongan  beralih menjadi
               hubungan  kerja pekerja/buruh dengan perusahaan
               pemberi pekerjaan.   9
           (9)  Dalam hal hubungan kerja beralih ke perusahaan pemberi
               pekerjaan  sebagaimana  dimaksud  dalam ayat (8), maka
               hubungan kerja pekerja/buruh dengan pemberi pekerjaan
               sesuai dengan hubungan  kerja sebagaimana dimaksud
               dalam ayat (7).
           Pasal 65
               Cukup jelas

                                Pasal 65*** dihapus
           Pasal 65
               Cukup jelas


           tidak disyaratkan adanya  pengalihan perlindungan hak-hak bagi pekerja/buruh
           yang objek  kerjanya tetap  ada, walaupun terjadi  pergantian perusahaan yang
           melaksanakan sebagian pekerjaan borongan dari perusahaan lain atau perusahaan
           penyedia jasa pekerja/buruh.
           9    Ada 2 (dua) Putusan Mahkamah Konstitusi:
           1)  Putusan Mahkamah Konstitusi  Nomor 96/PUU-XI/2013  tanggal  7 Mei  2014,
             menyatakan menolak permohonan para Pemohon untuk seluruhnya.
           2)  Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 7/PUU-XII/2014  tanggal 4 November
             2014, menyatakan mengabulkan permohonan para Pemohon. Frasa “demi
             hukum” dalam Pasal 59 ayat (7) bertentangan dengan Undang-Undang Dasar
             Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum
             mengikat sepanjang tidak dimaknai “Pekerja/buruh dapat meminta pengesahan
             nota pemeriksaan pegawai pengawas ketenagakerjaan kepada Pengadilan
             Negeri setempat dengan syarat:
             1.  Telah dilaksanakan perundingan bipartit  namun perundingan bipartit
                tersebut tidak mencapai kesepakatan atau salah satu pihak menolak untuk
                berunding; dan
             2.  Telah dilakukan pemeriksaan oleh pegawai pengawas  ketenagakerjaan
                berdasarkan peraturan perundang-undangan”.
           *** Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020, Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-
           Undang Nomor 2 Tahun 2022, dan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023.


           Biro Hukum  Kemnaker R.I      66
   71   72   73   74   75   76   77   78   79   80   81