Page 4 - Edisi 178 Tahun 2021 | Majalah Komunitas LAZIS Sabilillah Malang
P. 4
Renungan
o l e h :
Dr. Abd Adzim Irsad Lc, M.Pd
emua ibadah yang disyariatkan mencari perhatian manusia berupa kecintaan, Muhammad SAW, bukan sekedar shalat
islam, selalu ada hikmahnya, mulai pujian, harta dan sebagainya.” menggugurkan kewajiban. Dalam pandangan
Sshalat, puasa, zakat dan haji. Allah Level Kedua: Tingkat keikhlasan yang agama, shalat itu benar-benar dilaksanakan
SWT menegaskan semua ibadah harus kedua adalah melakukan perbuatan karena dengan niat ibadah kepada Allah SWT.
ihlas karena Allah SWT, bukan dikonversikan Allah agar diberi bagian-bagian akhirat Prof. Dr. Wan Azman Ahmad, konsultan
dengan urusan, sebagaimana pernyataan seperti dijauhkan dari siksa api neraka dan spesialis jantung UM (Universitas Malaya)
Allah SWT “tidaklah aku ciptakan bangsa dimasukkan ke dalam surga dan menikmati Malaysia Medical Centre, mengemukakan
jin dan manusia, kecuali untuk ber-ibadah berbagai macam kelezatannya.” “12 rakaat shalat sama dengan 30 menit
(Q.S Adz-Dzaariyaat (56).[1] Di dalam Level Ketiga: “Tingkatan ikhlas yang olahraga ringan” sebagaimana yang
ayat lain, Allah SWT menegaskan “Padahal ketiga adalah melakukan perbuatan karena dianjurkan ahli-ahli kesehatan.
mereka tidak disuruh kecuali supaya Allah agar diberi bagian duniawi seperti Yang lebih menarik dalam penelitian,
menyembah Allah dengan memurnikan kelapangan rezeki dan terhindar dari hal- ternyata shalat yang sempurna mampu
ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) hal yang menyakitkan”.[4] menyembuhkan disfungsi ereksi kaum
agama yang lurus[2]…(QS.Al-Bayyinah Bagi muslim awam, sebagian dari mereka lelaki. Masih menurut peneliti’ percobaan
(98:5). masih transaksional di dalam beribadah yang kami lakukan terhadap dua orang
Shalat lima waktu harus dikerjakan dengan kepada Allah SWT, seperti mengerjakan pasien disfungsi ereksi, menunjukkan
baik, benar, sesuai dengan tuntunan ibadah sering kali dibarengi dengan keinginan perbaikan yang sangat cepat (kesehatan
Rasulullah SAW, sebagaimana sabdanya duniawi, seperti Istikomah mengerjakan seksual), setelah menjalani terapi shalat
“shalatlah kalian sebagaimana kalian melihat Shalat Dhuha, dengan harapan rezekinya selama sebulan penuh.[6]
shalatku”.[3] Jumlah sahabat yang bermukim lancar. Sedekah, namun berharap agar Rasulullah SAW itu sehat lahir dan batin,
di Makkah dan Madinah mencapai ribuan, rezekinya bertambah. Kendati demikian, jiwa dan juga raganya, itu semua merupakan
sebagian dari mereka pernah melihat para ulama fikih membolehkan. berkah dari rajin berpuasa dan Istikomah
bagaimana shalatnya Rasulullah SAW, Dalam berbagai hasil penelitian terkini, menjalankan shalat malam. Para ulama
sehingga antara sahabat kadang terjadi ternyata orang yang rajin berpuasa baik menegaskan ibadah apa-pun harus dilandasi
perbedaan pendapat terkait dengan masalah wajib maupun sunnah yang dilandasi iman ihlas dan taat kepada Allah SWT, bukan
furuiyah, seperti gerakan, bacaan, dalam dan taqwa kepada Allah SWT, ternyata karena tujuan kaya, sehat, atau dikonversikan
shalat itu sendiri. menjadikan fisik semakin sehat nan kuat. dengan urusan duniawi yang bersifat
Mengerjakan shalat itu harus ihlas agar Rasulullah SAW berkata dalam hadisnya sementara. Rasulullah SAW berkata “Amal
diterima Allah SWT. Imam Nawawi Al- yang artinya “berpuasalah, niscaya kalian itu tergantung niatnya, dan seseorang hanya
Bantani Al-Jawi Al-Syafii menilai bahwa sehat”.[5] Terbukti Rasulullah SAW tidak mendapatkan sesuai niatnya”.[7]
ihlas itu ada tiga tingkatan. pernah sakit dalam hidunya, kecuali Dalam kajian ihlas, ketika orang
Level paling tinggi: Tingkatan ikhlas menjelang ajalnya. mengerjakan shalat dengan niat karena
yang paling tinggi adalah membersihkan Penelitian terkini yang dilakukan oleh memenuhi perintah Allah SWT, sesuai
perbuatan dari perhatian makhluk (manusia) ilmuan Malaysia menemukan, bahwa shalat dengan tuntunan Rasulullah SAW, ihlas
di mana tidak ada yang diinginkan dengan itu bisa menjadikan fisik semakin sehat karenanya, secara otomatis akan sehat lahir
ibadahnya selain menuruti perintah Allah dan kuat. Dengan catatan, shalatnya baik dan batin, tenteram jiwa serta keluarganya.
dan melakukan hak penghambaan, bukan dan bagus, sesuai dengan tuntunan Ibarat menanam padi, secara otomatis akan
4 Majalah Komunitas Sabilillah
Edisi 178 / Terbit Bulan Januari 2021 / Thn: 09

