Page 5 - Edisi 163 Mei 2018 | Majalah Komunitas LAZIS Sabilillah Malang
P. 5

Prof. Dr. M. Mas’ud Said turut
                                                                                        menyampaikan paket lebaran secara
                                                                                        simbolis kepada salah satu pengurus
                                                                                         musholla binaan LAZIS Sabilillah.














        SETELAH merenung dan mengikuti 12                O LEH :                berlubang. Jembatan yang baik harus mulus
       tahun perjalanan LAZIS Sabilillah yang      M. Mas’ud Said               dan kokoh. Jembatan tak boleh berguncang
       terus berkembang. Setelah mengikuti dan                                  dan berulah. Jembatan harus bersih dan cerah
       mendampingi program program sosial dan     Ketua Yayasan Sosial dan      penerangan jalannya. Jembatan harus sepi,
       program pelayanan keummatan LAZIS.         Kemasyarakatan Sabilillah     jangan  ada orkes atau tanggapan macam macam
       Setelah  membaca  buku  buku  tentang   ngingat kebaikan tahun ini dan tahun tahun lalu   diatas jembatan, jangan ada bioskop misbar
       pemyebaran kebaikan sosial berbaur dengan   lewat LAZIS, lantaran Zakat  infaq dan shadaqah   diatas jembatan. Jembatan yang baik bahkan
       pemikiran filantropisme orang orang kaya   mereka mengalir, maka mengalir pula pahala   harus memuluskan segala kebaikan. Itulah
       yang mendadak menemukan kebahagiaan   dan kebahagiaan pada diri mereka melalui   falsafah LAZIS sebaga jembatan kebaikan.
       karena kepeduliaannya, saya berfikir LAZIS   jembatan kebaikan bernama LAZIS Sabilillah.   Bahkan ke depan LAZIS bukan saja jembatan.
       Sabilillah adalah jembatan emas yang   Ya LAZIS telah mencoba menjadi “selang   Bahkan ia akan tampil sebagai bendungan.
       menghubungkan orang baik untuk menemukan   atau talang” dimana kebaikan para donatur itu   Apa maknanya?. Dibawah jembatan itu akan
       kebaikan hidup                       mengalir hilir mudik tanpa jeda.    ada timbunan jutaan liter air yang terkumpul
        Ya. LAZIS Sabilillah hadir laksana jembatan.   Dalam beberapa kesempatan rapat dan   dari berbagai mata air kebaikan yang jernih
       LAZIS akan menghubungkan atau        komunikasi informal - interpersonal, dalam   yang ditampung untuk mengairi sawah sawah
       menjembatani kebaikan hati dan pancaran   beberapa percakapan pribadi dengan awak   yang kering dan menyububurkan tanah yang
       keimanan dan ketaqwaan para aghniya,   LAZIS dan para relawannya, saya sudah mulai   gersang dan menumbuhkan berbagai jenis
       menjembatani waktu orang orang berpunya   memperkenalkan salah satu jati diri mereka   makanan dan memproduksi buah buahan juga
       dan menjembatani para Muzakki dan donatur   sebagai jembatan. Jembatan memang berat,   memperkuat ladang pertanian. Bendungan
       tetap maupun donatur tidak tetap untuk   dalam punggungnya akan ada beban yang   kebaikan LAZIS Sabilillah akan membagikan
       “bertemu setiap saat, berjumpa saat pagi-   memungkinkan beberapa jenis kendaraan lewat   secara adil dan bermartabat, air kehidupan
       siang- malam dengan anak anak yatim, para   menyeberang dari sisi sungai yang satu ke sisi   kepada khalayak. Ya. Bendungan yang diatasnya
       fuqoro - masakin entah mereka tinggal dimana,   sungai yang lain. Jembatan fungsinya untuk   ada jembatan besar sekaligus.
       atau “berjumpa dan ber ulur tangan” dengan   meniadakan gap komunikasi dan jarak antara   Dalam konteks kehidupan yang lebih nyata,
       puluhan orang lansia jompo yang bibirnya   kaum lebah dangan kaum berpunya yang   maka LAZIS Sabilillah harus semakin kuat.
       seting berdzikir dan berdoa, bersilaturrahmi   beriman dan bertaqwa. Jembatan harus kuat,   LAZIS Sabilillah harus lebih komunikatif
       dengan 40’an pengelola TPQ dan Mushollah   semakin kuat jembatan semakin lancar pula   dan kooperatif dengan  masyarakat aghniya,
       binaan LAZIS dimanapun mereka.       lalu lintas. Salah satu syarat menjadi jembatan   LAZIS Sabilillah harus istiqomah sebagai
        Walau mereka sibuk kerja, walau mereka tak   yang baik ialah dia harus tabah dan diam walau   jembatan dan bendungan air kebaikan yang
       kenal dengan awak LAZIS dan orang orang yang   beban kendaraan dan apa saja menempuk   terpercaya.
       mereka santuni, walaupun mereka tak mengingat   diatasnya. Jembatan tak boleh bocor dan   Bersambung ke halaman 19


                                                                                             Majalah Komunitas Sabilillah   5
                                                                                          Edisi 163 / Mei 2018 / Thn: 07
   1   2   3   4   5   6   7   8   9   10