Page 19 - Edisi 122 November 2014 | Majalah Komunitas LAZIS Sabilillah Malang
P. 19

Sambungan dari Kolom Utama           kemakmuran masjid.                    yang tinggi  untuk membantu program dakwah.
                                             Yang Keempat, dalam posisi pendukung   Keempat macam figur orang seperti contoh
        Sosok ini sangat diperlukan karena orang   dan penyangga kemakmuran masjid, tentu   di atas pasti ada di masyarakat, meski tidak
      yang mempunyai pengaruh yang besar oto-  sangat dicari sosok  di sekitar kita orang   mudah mencari. Inilah perlunya pengkaderan
      matis akan dapat mempengaruhi masyarakat   orang yang selesai dengan dirinya sendiri.     diri dalam masjid. Namun karena masjid tidak
      untuk tujuan dakwah.                 Yang dimaksud orang yang selesai dengan   memiliki lembaga untuk mencetak takmir dan
        Yang Ketiga, sangat dicari dalam manajemen   urusannya sendiri ialah orang yang datang   tak otomatis anaknya pengurus dapat dicetak
      masjid modern yang sejahtera, adalah sosok   untuk memberi dan mengabdi. Kalau dia   untuk menjadi pengurus, maka bisa saja kader
      yang memiliki pengetahuan luas, berani men-  orang yang kaya, maka kekayaannya itu mau   masjid itu datang atau diserap dari segala lini.
      gambil posisi di depan yang inovatif.    didermakan untuk kepentingan kesejahteraan   Salah satu cara mungkin dengan merangkul
        Dalam konteks kemasyarakatan sosok terse-  masjid dan jamaahnya.         tokoh-tokoh yang sudah teruji integritasnya
      but harus mempelajari dan mengetahui dengan   Karena dakwah di masjid harus mampu   dalam masyarakat. Inilah salah satu masalah
      cermat bagaimana kondisi riil secara sosiologis   membiayai segala operasional dakwah. Kalau   dalam keberlanjutan perjuangan di masjid.
      keadaan lingkungannya, apa kebutuhan sosial   dia orang yang berilmu, maka keilmuannya   Untuk keberhasilan dakwah itu maka kita
      dan kebutuhan spiritual jamaahnya. Terutama   itu didermakan untuk membangun kekuatan   tak mungkin sendirian, dekati, silaturohim,
      pada keadaan dimana ummatnya sebagian   bersama secara melembaga. Pada jaman Nabi   rangkul  semua elemen masyarakat untuk di
      belum berdaya,  sosok yang memikirkan   SAW, kita mengenal sosok Sayyidina Ali bin   ajak bersama membangun kekuatan Islam
      keadaan ummat lalu berbuat untuk ummatnya   Abi Thalib, yaitu orang- orang muda yang cakap   melalui masjid.
      lewat masjid, akan besar maknanya dalam   dan mempunyai ilmu pengetahuan dan keahlian   Wallahu a’lam. (MMS:14)























                                                                                                           GUNTING DI SINI
                                              FORMULIR DONATUR




































                     Pelindung: Dewan Pembina Yayasan Sabilillah, Ketua III Yayasan Sabilillah, Dewan Penasehat: Drs. H. Mas’ud Ali, M.Ag, Prof. DR.
                     H. Ibrahim Bafadlal, Komisi Fatwa: KH. Drs. Abdul Madjid Ridwan, KH. Drs. Marzuki Mustamar, Lc, H. Anas Basori, Ketua LAZIS:
                     Choirul Anwar, SAg. MSi, Wakil Ketua: Yuanda Kusuma, Lc, Manager Oprasional: Ust. Sulaiman AP, ST, Pengawas: Dra. Hj.
                     Siti Munfaqiroh, MSi, Hj. Enggar Nursasi, SE, MM, Sekretaris: Mochammad  Sholeh, AP, Bendahara Umum: H. Mulyono Hartono,
     Bendahara Harian: Mafazah, SE.Ak, Networking dan Kerjasama: H. Sutrisno, H. Rahmat Hidayat, Heru Patikno, ST, Fundrising: HM. Tukiran S., Nurul
     Wihandayani, Dra. Hj. Azizah, Manager Pendistribusian dan Pendayagunaan:                           Marketing Ko-
     munikasi:  Yosman A. Ssos, Andy Daeng, Rizky Noorhamidinah Ssos, Faiz DZ Roini, Abdullah.
   14   15   16   17   18   19   20