Page 23 - Edisi 182 | Majalah Komunitas LAZIS Sabilillah Malang
P. 23

No      Nama        Rp     No      Nama         Rp    No      Nama         Rp     No      Nama        Rp
        356  Garinda Alma Duta   1,000,714.-   364  Rudi Widodo - Arema   1,600,000.-   372  Uud Fatkhurohman   2,000,000.-   379  Hamba Allah - TJ   3,000,000.-
        357  Oki Kurniawan   1,050,000.-   365  Lukman Hakim   1,750,000.-   373  Zaya   2,000,000.-   380  Masjid  - Yatim   3,270,000.-
        358  H. Qodir Efendi - KC   1,125,000.-   366  Istuti Muhaddah Ode   1,900,000.-   374  Prof. H. M. Mas’ud    2,500,000.-   381  E. Mukti N. - Alm.    4,350,000.-
                                                                  Said, Ph.D                  Djoko K.H.
        359  Aida Suwandini   1,500,000.-   367  Aditya Yuli Nugroho   2,000,000.-
                                                              375  Sugeng Budiono   2,500,000.-   382  Yunus Hani Dewata   5,200,000.-
        360  Cahyo Metrik     1,500,000.-   368  Diana Agusrini   2,000,000.-
                                                              376  Abd. Adzim I. &Lia   2,800,000.-   383  Hamba Allah   10,875,446.-
        361  Ida Kurnia, R.Ainul F   1,500,000.-   369  H. Fadilah Mutaqin   2,000,000.-
                                                              377  Alfiansyah   3,000,000.-   384  Hamba Allah - TSH   11,000,000.-
        362  Wawan - Bagus P.S   1,500,000.-   370  Hamba Allah - IK     2,000,000.-
                                                              378  Atika - Arik   3,000,000.-
        363  Bagi Hasil Bank   1,519,306.-   371  Herry Santosa   2,000,000.-


           Sambungan dari Halaman 3        SAW yang kafir diringankan dari siksa kubur   SAW? Sungguhlah pasti balasan dari Allah
                                           dan siksa neraka setiap malam Senin sampai   SWT dimasukkan dalam SurgaNya Allah
        Karunia Nabi Muhammad SAW          dengan Seninya karena dia senang dengan   SWT karena karunia dan rahmat Allah SWT.
        Kegembiraan tersebut sejalan dengan   kelahiran Nabi Muhammad SAW. Ia pun   Ketokohan Nabi Muhammad SAW
       Firman Allah Q.S. Yunus ayat 58: “Qul   membebaskan seorang budak bernama   Beliau pernah mengimami para Nabi dan
       bifa’lillāhi  wa  bira’matihī  fa  biżālika   Tsuwaibah sebagai ekspresi rasa syukur dan   Rasul sebelum Mi’rajnya di Masjidil Aqsha
       falyafra’ụ”,  yang  artinya:  “Katakanlah:   senang.                     (Al Quds). Jadi imam di masjid RW saja
       “Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya,   Riwayat di atas sebagaimana dikisahkan   sudah istimewa, apalagi imamnya para Nabi
       hendaklah dengan itu mereka bergembira”.   Al Imam Al Hafizh Syamsuddin Ibn Al Jazari   dan Rasul, sangat istimewa. Bahkan Surga
        Ibnu Abbas r.a. menafsirkan karunia tersebut   seperti yang dinukil oleh Al Hafizh Jalaludin   diharamkan dimasuki oleh para Nabi-Nabi
       adalah ilmu dan rahmat, yakni Nabi Muhammad   Al Suyuthi dalam Kitab “Al Hawi lil Fataawa”.   sampai Aku (Nabi SAW) masuk dahulu ke
       SAW. Senada dengan itu, Sayyid Ahman   “Jika Abu Lahab yang kafir dan disebutkan   dalamnya dan Surga diharamkan dimasuki
       bin Alwi Al Maliki Al Hasani menafsirkannya   jelas-jelas dalam Al Quran tetap diberi balasan   oleh umat-umat terdahulu sampai umatku
       sebagai “Kegembiraan atas keberadaan   meski ia di dalam Neraka karena rasa   dahulu masuk ke dalamya. Sabda Nabi: “Al
       Rasulullah  SAW  adalah  sesuatu  yang   senangnya pada malam Maulid Nabi SAW,   jannatu hurrimat alal anbiya-i hatta adkhulaha
       diperintahkan agama” (Lihat Kitab “Haulal   maka “Bagaimana keadaan seorang Muslim   wa hurrimat alal umami hatta tadkhulaha
       Bidzikril Maulidin Nabawi Asy Syafi’i”).  yang bertauhid dari umat Nabi Muhammad   ummati “. Pada hadits lain Nabi SAW bersabda:
        Sudah sepatutnyalah kita merasa gembira   SAW  yang  senang,  gembira  dengan   “ “Nahnu al aakhirunal awwaluuna yaumal
       dengan kelahiran Nabi Muhammad SAW.   kelahirannya dan mengerahkan segenap   qiyaamati, wa nahnu awwalu man yadkhulul
       Seorang Abu Lahab saja, pamannya Nabi   kemampuannya dalam mencintai Rasulullah   Jannah” (H.R. Muslim).




           Sambungan dari Halaman 9        dianggap pahlawan, apa gunanya itu? Yang  Karena itu, ayo lah kita sebagai santri harus
                                           penting adalah kebenaran dan kebaikan  mampu berdaya. Dana abadi itu bisa kita
        Sekarang tidak ha nya virus covid saja yang  sebelum kecepatan yang ujung dari semuanya  buat sendiri dengan SDM tokoh dan para
       melanda. Na mun, virus hoax, virus hate speech,  adalah kita harus bertanggungjawab terhadap  Kyai yang sudah baanya. Contohnya saja
       dan disin formasi seringkali juga menular melalui  semua informasi yang kita berikan.   Sabilillah yang selalu kita dorong untuk bisa
       media sosial. Bagaimana peran santri seharusnya   Bagaimana pandangan terkait perpres no.82  mandiri melalui dana masyarakat dalam
       dalam mencegah bencana medsos ini?  tahun 2021 tentang dana abadi pesantren?  membangun unit-unit yang produktif.
        Setiap kemudahan yang diciptakan oleh   Semua regulasi pasti ada plus dan minus   Harapan untuk santri Indonesia?
       Allah pasti adan kesulitan. Sebaliknya, setiap  nya tersendiri. Jika dana itu digunakan dengan   Pekerjaan kita sekarang tidak kalah sulit
       kesusahan pasti ada kemudahan itu sudah  tepat maka akan berbuaj manis dan sebaliknya  denga napa yang di hadapi oleh Kyai Hasyim
       satu paket yang diberikan Allah SWT.  jika disalahgunakan maka rugi. Saya melihat  As’ari dulu. Terutama masalah ekonomi kita
       Konkretnya, memang IT memudahkan kita  dari sisi yang berbeda, bahwa kekuatan kita  jauh lebih menantang. Bayangkan harta
       dalam komunikasi, transportasi maupun  sebagai santri sebetulnya luar biasa besar  kekayaan satu konglomerat saja di Indonesia
       ekonomi. Tetapi ingat, hal itu bisa menjadi  kalau kita bisa memanfaatkan daya kita dengan  mengalahkan separuh rakyat di Indonesia.
       pedang bermata dua. Jika kita menghadapi  solid. Bahwa untuk menuju kemandirian  Karena itu, kita harus berdaya melalui
       informasi yang belum jelas, bagi santri kita  perlu satu tekat bersama. Saya sepakat memang  kemandirian ekonomi. Santri harus hadir
       sudah punya rumusnya yakni tabayun atau  jika ketika kita sudah menaruh ketergantungan  disitu untuk mengentaskan kemiskinan.
       cross check. Semestinya tanpa UU ITE pun  kepada pemerintah maka intervensi pemerintah  Sehingga, mau tidak mau santri harus bisa
       kita sudah punya aturan sendiri. Apalagi  kepada pesantren juga akan leluasa. Ingat  berkontribusi tapi tetap, tanpa meninggalkan
       menyebarkan informasi dengan cepat sehingga  bahwa hadirnya NU itu untuk kemandirian.  identitasnya sebagai santri. (lik)


                    Pelindung: Ketua Dewan Pembina Yayasan Sabilillah: Prof Dr Ahmad Rofi’udin, Ketua III Yayasan Sabilillah: Prof. M.
                    Mas’ud Said P.hD, Dewan Penasehat: Drs. H. Mas’ud Ali, M.Ag, Prof. DR. H. Ibrahim Bafadlal, Pengawas Syariah: H.
                    Anas Basori, KH. Zainul Fadli, M.Kes, Pengawas Keuangan: Hj. Enggar Nursasi, SE., MM, Ketua LAZIS: H. Abdul
                    Adzim Irsyad, Lc, M.Pd, Wakil Ketua: Choirul Anwar, SAg. MSi. Manager Oprasional: A. Farkhan H.,ST, Sekretaris:
       Moch. Sholeh, AP, Bendahara: Mafazah, SE.Ak, Pengembangan Kerjasama & Hukum: H. Adam H. Sabtu, SH. Rizky Noorhamidinah,
       S.Sos, Pendayagunaan & Pendistribusian: Sofyan Arief, NM. Taufik Hidayat, IT Media: Yosman A. Ssos, Fadlurrahman  Usaha &
       Marketing: Dra. Siti Munfaqiroh, M.Se., Dr. M. Mahpur, M.Si., Voulenter: Heru P. Widhi, H. Choliz. Admin : Iva F., Kantor Cabang: Malik


                                                                                           Majalah Komunitas Sabilillah   23
                                                                       Edisi: 182/Terbit Bulan Oktober - November 2021/Tahun: 09
   18   19   20   21   22   23   24