Page 7 - Edisi 182 | Majalah Komunitas LAZIS Sabilillah Malang
P. 7
Renungan
esungguhnya bukan rasa bangga tingkatan dalam ibadah termasuk pada
yang kita ucapkan dan kita maqam yang sangat tinggi. Yakni
Ssampaikan kepada orang lain, ketika mengerahkan perbuatan hati, lisan dan
kita mampu atau berhasil melakukan sesuatu anggota badan. “Tidak cukup syukur hanya
hal. Tapi yang harus kita besarkan adalah rasa dengan lisan. Seluruh potensi yang ada dalam
syukur dan terima kasih kita kepada Allah tubuh ini ketika kita mengucapkan syukur
SWT. Karena apapun yang bisa kita lakukan tentu akan terbawa seluruh energy dalam
hari ini, sesungguhnya itu semua merupakan tubuh ini untuk bersyukur kepada Allah.
anugerah yang diberikan Allah kepada kita. Karena dirinya merasa tidak mampu kalau
“Walaupun kita sudah melaksanakan bukan karena anugerah Allah SWT,” hal yang
aktivitas ibadah serta mampu melakukan perlu disyukuri adalah berfungsinya seluruh
berbagai aktivitas lainnya, kita tidak berani panca indera dan seluruh anggota tubuh
mengklaim bahwa diri kita lebih baik dari dengan baik. Bagaimana kalau seandainya
pada orang lain. Kita lebih baik dari orang- tangan saja yang tidak berfungsi dengan baik.
orang yang tidak beribadah. Sebab kalau kita Sehingga setiap orang tidak akan mampu
merasa lebih baik dari mereka, bisa saja suatu mengambil makanan dan membawa ke
saat dibalik oleh Allah SWT.” mulutnya. Itu adalah contoh yang paling
Oleh karena itu, ketika kita diberi kecil. Oleh karena itu, tidak ada hal yang
kemampuan untuk melakukan berbagai hal, lebih pantas dilakukan, kecuali membesarkan
hendaklah kita perbanyak rasa syukur kita dan meluaskan rasa syukur kita kepada Allah
Kepada Allah SWT. Karena syukur itu kalau SWT.
Majalah Komunitas Sabilillah 7
Edisi: 182/Terbit Bulan Oktober - November 2021/Tahun: 09

