Page 1053 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 1053

Bab 13 Solusi Numerik



                       dikarang  Lacy,  diperoleh  informasi  bahwa  kebergantungan  koefieisn  gesekan
                       kinetik antara permukaan roda dan jalan memenuhi persamaan empiris



                                       v  , 2  24   3 / 1
                                 1                                                         (13.2)
                                    
                                k
                                        202 


                       Persamaan (13.2) cukup baik untuk laju antara 2,24 m/s hingga 36 m/s atau
                       8  km/jam  hingga  130  km/jam  [G.W.  Lancy,  Scientific  Automobile  Accident
                       Reconstruction, NY: Bender (1977)].

                              Sekarang  kita  akan  menghitung  perubahan  laju  roda  yang  mengalami
                       gaya  tersebut  sebagai  fungsi  waktu.  Gaya  normal  yang  bekerja  pada  roda
                       memenuhi  N    mg . Dengan demikian, gaya gesekan yang dialami roda adalah




                                        v  24   3 / 1  
                                             2
                                              ,
                               f     1          mg                                      (13.3)
                               k
                                        202      
                                                     

                       Dengan hukum Newton II maka percepatan roda memenuhi  f              ma sehingga
                                                                                          k


                                       v  24    3 / 1  
                                             ,
                                            2
                              a     1          g                                        (13.4)
                                         202      
                                   


                       Mengingat



                                  dv   dv  dx   dv
                              a              v
                                  dt   dx  dt   dx



                       Maka persamaan (13.4) dapat ditulis menjadi








                                                            1040
   1048   1049   1050   1051   1052   1053   1054   1055   1056   1057   1058