Page 363 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 363

Bab 5 Kerja dan Energi




                                         
                                         2 r    
                                         
                                   W 12   F   r                                    (5.3)
                                              d
                                         
                                         1 r


                          di  mana  integral  dilakukan  mengikuti  lintasan  yang  menghubungkan
                          posisi 1 dan posisi 2. Tampak di sini bahwa kerja yang dilakukan sangat
                          bergantung pada vektor gaya pada berbagai posisi dan bergantung pada
                          lintasan yang  ditempuh  benda. Meskipun posisi  1  dan  2  sama,  namun
                          kerja yang dilakukan untuk memindahkan benda dari posisi 1 ke posisi 2
                          bisa  berbeda  jika  lintasan    yang  ditempuh  dari  posisi  1  ke  posisi  2
                          berbeda.  Sebagai  contoh  pada  Gambar  5.5.  Kerja  yang  dilakukan  gaya
                          yang sama untuk memindahkan benda dari posisi 1 ke posisi 2 pada dua
                          lintasan tersebut bisa berbeda.













                                                          Kerja



                                           sindonews.com

                  Gambar 5.4 Atlet angkat besi Eko Yuli Irawan melakukan kerja ketika mengangkat barbell dari lantai hingga ke
                  atas (sindonews.com).




                                   Sebagai  ilustrasi  sederhana  adalah  mobil  yang  berpindah  dari
                          Bandung ke Jakarta. Kerja yang dilakukan mesin mobil jika melewati jalan
                          tol  Purbaleunyi-Cikampek  berbeda  dengan  kerja  yang  dilakukan  jika
                          melewati Cianjur-Puncak atau Cianjur-Sukabumi meskipun perpindahan
                          mobil semuanya sama.

                          Persamaan  (5.3)  harus  diselesaikan  secara  hati-hati  karena  kita  harus
                          mengetahui  sudut  yang  dibentuk  oleh  gaya  dan  perpindahan  pada
                          berbagai titik sepanjang lintasan. Kita juga harus mengetahui besar gaya
                          pada  berbagai  titik  sepanjang  lintasan.  Setelah  semua  informasi  itu
                          diperoleh baru kita bisa melakukan integral. Jika integral sulit dilakukan
                          secara  langsung  maka  kita  bisa  menghitung  dengan  metode  numerik
                          menggunakan  komputer.  Dan  perlu  diingat  bahwa  saat  ini  solusi


                                                            349
   358   359   360   361   362   363   364   365   366   367   368