Page 365 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 365

Bab 5 Kerja dan Energi




                                              
                                              2 r
                                   W 12   cos   Fdr                                        (5.4)
                                              
                                              1 r


                          Integral pada persamaan (5.4) baru dapat dilakukan setelah mengetahui
                          bagaimana bentuk F: apakah merupakan fungsi posisi, fungsi kecepatan
                          atau lainnya. Karena beda bentuk F maka benda hasil integral yang akan
                          diperoleh.

                                   Kasus  yang  lebih  khusus  lagi  adalah  jika  gaya  konstan.  Pada
                          kasus tersebut maka gaya dapat dikeluarkan dari integral persamaan (5.4)
                          dan kita peroleh

                                                 2 r
                                   W 12   F  cos  dr
                                                
                                                 1 r



                                              Fs cos                                        (5.5)



                                     2 r
                                    
                          dengan  dr   adalah jarak tempuh benda. Contoh kasus ini adalah gaya
                                    
                                    1 r
                          gesek dan gaya gravitasi.  Pada gaya gesek, besarnya gaya yang bekerja
                          sama dengan besarnya gaya gesekan kinetik, yaitu F = kN dan arah gaya
                          selalu berlawanan dengan arah gerak benda sehingga          = 180  atau cos   =
                                                                                            o
                          -1. Dengan demikian, kerja yang dilakukan oleh gaya gesekan adalah



                                   W 12    k Ns  (  ) 1




                                   W      k Ns                                             (5.5)
                                     12



                          Contoh kedua adalah kerja yang dilakukan oleh gaya gravitasi. Besarnya
                          gaya  gravitasi  adalah  F  =  W  =  mg  dan  berarah  ke  bawah.  Jika  benda
                          bergerak  ke  bawah  sejauh  h  maka  arah  gaya  sama  dengan  arah



                                                            351
   360   361   362   363   364   365   366   367   368   369   370