Page 453 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 453

Bab 6 Momentum




                          Maka momentum lokomotif adalah

                                    
                                         
                                   p   m v

                                                               ˆ
                                    90 . 000 39 i ˆ    ˆ  j     , 2  48 (  j ˆ ) 10   kg m/s
                                                               i
                                                                        6
                                                
                                                      
                                                   2  

                          6.1 Momentum Benda Banyak


                                   Sistem  yang  kita  jumpai  sehari-hari  tidak  terbatas  pada  satu
                          benda saja. Justru lebih sering kita jumpai sistem yang terdiri dari banyak
                          benda. Jika sistem yang kita amati disusun oleh sejumlah benda maka
                          momentum  total  sistem  tersebut  merupakan  jumlah  vektor  dari
                          momentum masing-masing benda. Penjumlahan harus dilakukan secara
                          vektor karena momentum merupakan besaran vektor.

                                   Misalkan  sistem  terdiri  dari  n  benda  dengan  momentum
                                                          
                                             
                                                 
                          masing-masing  p ,  p , …,  p   (Gambar 6.3). Jika semua benda tersebut
                                              1    2       n
                          dipandang  sebagai  sebuah  sistem  maka  momentum  total  sistem
                          memenuhi

                                        
                                    
                                            
                                                    
                                   p   p   p ...   p                                      (6.3)
                                                      n
                                             2
                                         1

                                                                            
                       p 1                                                   p 3





                                                              
                                                              p 4

                                               
                                               p 2





                  Gambar 6.4 Sistem yang terdiri dari n buah benda dengan massa dan kecepatan masing-masing.



                                                            439
   448   449   450   451   452   453   454   455   456   457   458