Page 456 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 456

Bab 6 Momentum




                          pada saat kapanpun. Meskipun antar anggota sistem saling mengerjakan
                          gaya,  misalknya  saling  melakukan  tumbukan,  maka  momentum  total
                          sistem tidak berubah selama tidak ada gaya luar yang bekerja pada sistem.
                          Gaya antar sistem hanya mengubah momentum masing-masing anggota
                          sistem, tetapi ketika dijumlahkan semua momentum tersebut maka tetap
                          didapatkan momentum total yang nilainya konstan. Ini adalah ungkapan
                          hukum  kekekalan  momentum.  Momentum  total  sistem  konstan  jika
                          tidak ada gaya luar yang bekerja pada sistem, atau


                                    
                                         
                                   p    p'                                                   (6.9)
                                     tot
                                           tot


                          di mana tanda petik menyatakan keadaan akhir dan tanpa tanda petik
                          menyatakan keadaan awal.





                                                                        
                                                                          ' p
                                                                         1                          
                      p 1                                                                             ' p  3
                                                
                                                p 3





                                         
                                                                                              
                                         p n                                                  p'
                                                                                               m
                               p 2                                              
                                                                                  ' p
                                                                                  2

                  Gambar 6.5 Momentum total sebelum dan sesudah tumbukan sama.



                                   Sebaga contoh adalah sebuah sistem yang mengandung n benda
                                                  
                                                       
                                                                 
                          dengan  momentum  p ,  p ,  …,  p .  Kemudian  antar  anggota  sistem
                                                         2
                                                                  n
                                                   1
                                                                                                       
                          terjadi tumbukan sehingga dihasilkan m benda dengan momentum  'p ,
                                                                                                       1
                            ' p , …,  p'   (Gambar 6.6). Di sini m tidak harus sama dengan n (jumlah
                             2
                                      m
                          anggota sistem sebelum dan sesudah tumbukan tidak harus sama). Jika m
                          < n maka setelah terjadi tumbukan ada anggota sistem yang bergabung
                          dan jika m > n maka setelah tumbukan ada anggota sistem yang pecah.
                          Karena selama tumbukan hanya terjadi gaya antar anggota sistem maka
                                                            442
   451   452   453   454   455   456   457   458   459   460   461