Page 462 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 462

Bab 6 Momentum




                                              3
                                                ˆ
                                              i   ˆ  j   m/s
                                              2



                          6.3 Tumbukan Segaris Dua Benda

                                   Pada proses tumbukan apapun, momentum selalu kekal selama
                          tidak  ada  gaya  luar  yang  bekerja  (gaya  luar  total  nol).  Tetapi  tidak
                          demikian  halnya  dengan  energi  kinetik.  Tumbukan  biasanya  diikuti
                          munculnya panas pada permukaan dua benda yang melakukan kontak
                          (Gambar  6.7).  Panas  tersebut  berasal  dari  energi  kinetik  benda  yang
                          mengalami  tumbukan.  Akibatnya,  setelah  tumbukan  terjadi,  umumnya
                          energi  kinetik  total  lebih  kecil  daripada  energi  kinetik  total  sebelum
                          tumbukan.

                                   Pada  bagian  ini,  kita  akan  analisis  lebih  detail  tumbukan  dua
                          benda yang bergerak dalam garis lurus. Perhatikan Gambar 6.8 Jika tidak
                          ada gaya luar yang bekerja maka berlaku hukum kekekalan momentum
                          linier sehingga



                                                      
                                   m 1 v  m 2 v   m 1 v 1 ' m 2 v 2 '                       (6.11)
                                       1
                                              2


                          Di  sini  kita  anggap  massa  benda  yang  mengalami  tumbukan
                          masing-masing  tidak  berubah.  Dalam  proses  tumbukan,  di  samping
                          kecepatan, massa masing-masing benda sebelum dan sesudah tumbukan
                          bisa saja berubah. Contonya, setelah tumbukan, kedua benda bergabung,
                          atau setelah tumbukan ada benda yang pecah.

                                   Energi  kinetik  benda  sebelum  dan  sesudah  tumbukan
                          masing-masing



                                        1        1
                                   K     m  v    m  v                                       (6.12)
                                                      2
                                             2
                                        2  1  1  2  2  2
                                        1        1
                                     ' K   m  v   m  v                                      (6.13)
                                                       2 '
                                              2 '
                                        2  1  1  2   2  2




                                                            448
   457   458   459   460   461   462   463   464   465   466   467