Page 464 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 464

Bab 6 Momentum




                          Sebelum  tumbukan  hanya  ada  energi  kinetik.  Setelah  tumbukan  ada
                          energy kinetik dan sedikit muncul panas pada permukaan kontak. Panas
                          itu berasal dari sebagian energi kinetik mula-mula sehingga energi kinetik
                          setelah tumbukan lebih kecil. Dengan demikian kita dapat menulis




                                   1     2  1    2   1     2  1    2
                                     m  v    m  v    m  ' v   m  ' v
                                   2   1  1  2  2  2  2  1  1  2  2  2

                          atau

                                              2
                                       2
                                                     2
                                                            2
                                   m 1 v  m 2 v   m 1  ' v  m 2  ' v                       (6.14)
                                      1
                                              2
                                                            2
                                                     1

                                   Kita dapat menulis ulang persamaan (6.11) sebagai berikut

                                   m 1 v   1  ' v    m 2  ' (v  v 2 )                    (6.15)
                                       1
                                                     2


                          Kemudian kita tulis ulang dan faktorasi persamaan (6.14) sebagai berikut



                                        2
                                                     2
                                   m 1 v   ' v  2 1   m  2  'v  v 2 2  
                                       1
                                                     2

                                   m 1 v   ' v  1 v   1  ' v    m 2  'v  v 2  'v  v 2         (6.16)
                                               1
                                       1
                                                                    2
                                                             2

                          Kita bagi persamaan (6.16) dengan persamaan (6.15) sebagai berikut



                                   m 1 v   ' v  1 v   1  ' v    m 2  'v  v 2  'v  v 2 
                                                             2
                                                                     2
                                               1
                                        1
                                       m 1 v   1  ' v    m 2  'v  v 2 
                                           1
                                                                 2
                          atau


                                                            450
   459   460   461   462   463   464   465   466   467   468   469