Page 520 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 520

Bab 7 Osilasi



                       Contoh 7.5

                       Pegas  dari  sebuah  neraca  memiliki  panjang  20  cm.  Ketika  digunakan  untuk
                       menimbang sayuran 100 g, pegas mengalami pertambahan panjang 2 cm. Jika
                       gantungan  sayran  tersebut  sedikit  ditarik  sehingga  berosilasi,  berapakah
                       frekuensi osilasi yang terjadi?

                       Jawab

                       Pertama  kita  hitung  dulu  konstanta  pegas.  Besar  gaya  yang  dialami  pegas
                       akibat  menahan  sayuran  sama  dengan  berat  sayuran  atau  F  =  Wsayuran  =
                       msayurang = 0,1  10 = 1 N. Gaya gravitasi ini setimbang dengan gaya pegas (saat
                       pegas menyimpang sejauh x = 2 cm = 0,02 m). Dengan demikian, k x = F atau k
                        0,02 = 1. Dengan demikian, konstanta pegas adalah k = 1/0,02 = 50 N/m.

                       Frekuensi  osilasi  yang  terjadi  jika  gantungan  sayur  sedikit  disimpangkan
                       adalah  f     2 / 1 (  )   k / m =  /(1  2  , 3 14 )  50  1 , 0 /   = 3,56 Hz.



                       7.4 Energi Osilasi


                              Benda  yang  sedang  berosilasi  memiliki  dua  besaran  yang  selalu
                       berubah-ubah, yaitu laju dan posisi. Dengan adanya laju maka benda memiliki
                       energi  kinetik  EK  =  (1/2)  mv .  Dengan  adanya  posisi  benda  memiliki  energi
                                                        2
                       potensial.  Dengan  demikian,  energi  total  benda  yang  sedang  berosilasi  di
                       bawah  pengaruh  gaya  konservatif  adalah  EM  =  (1/2)mv   +  EP.  Bentuk  EP
                                                                                       2
                       bergantung  pada  jenis  gaya  yang  bekerja:  apakah  gaya  gravitasi  atau  gaya
                       pegas atau gaya lainnya.
                              Ciri benda yang berosilasi adalah

                          1)  Pada  saat  benda  memiliki  laju  maksimum,  vm,  maka  energi  potensial
                              nol, EP = 0. Dengan demikian EM = (1/2)mvm  + 0, atau EM = (1/2)mvm .
                                                                                                           2
                                                                               2
                              Dengan demikian, persamaan energi benda yang sedang beosilasi pada
                              sembarang laju dan posisi adalah

                                      1  mv   1  mv   EP                                            (7.18)
                                                   2
                                          2
                                      2   m   2

                          2)  Pada posisi maksimum, laju benda nol dan energi potensial memenuhi
                              (1/2)mvm  = 0 + EPm, atau EPm = (1/2)mvm .
                                                                           2
                                        2


                       Bandul Sederhana

                              Bandul sederhana berosilasi di bawah pengaruh gaya gravitasi. Dengan
                       demikian,  energi  potensial  bandul  memenuhi  EP  =  mgy  dengan  m  adalah
                       massa  beban,  g  adalah  percepatan  gravitasi,  dan  y  adalah  ketinggian  beban



                                                             506
   515   516   517   518   519   520   521   522   523   524   525