Page 615 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 615
Bab 8 Gravitasi
8.18 Tahun Hijriyah dan Tahun Masehi
Tahun Masehi semata-mata didasarkanpada peredaran bumi
mengelilingi matahari. Secara eksak periode orbit tropikal (tropical orbit
period) bumi mengelilingi matahari adalah 365,2425 hari. Oleh karena itu
lama satu tahun ditetapkan 365 hari. Namun kelebihan sebesar 0,2425
hari akan terakumulasi menjadi 4 0,2425 hari = 0,968 hari setelah 4
tahun. Dengan demikian, setiap tahun keempat maka panjang satu tahun
diperpanjang menjadi 366 hari. Tahun ini dinamakan tahun kabisat yang
ditandai dengan munculnya tanggal 29 Februari. Tiga tahun sebelumnya
hanya memiliki bulan Februari selama 28 hari.
Perhatikan lebih teliti akumulasi kelebihan tahun setelah empat
tahun. Meskipun kelebihan satu hari telah diambil sebagai tahun kabisat,
namun ada kekurangan sebesar 1-0,968 = 0,032 hari setiap empat tahun.
Kekurangan ini akan terakumulasi kembali menjadi satu hari setelah
1/0,032 = 31,25 siklus empat tahun. Atau, setelah memperhitungan tahun
kabisat maka terdapat kelebihan perhitungan sebesar 1 hari setelah 4
31,24 tahun = 125 tahun. Atau dibulatkan menjadi 100 tahun. Dengan
demikian, setelah 100 tahun maka jumlah hari harus dikurangi 1 hari. Oleh
karena itu ditetapkanlah tahun kabisat sebagai tahun yang habis dibagi 4
tetapi tidak habis dibagi 100.
Sekali lagi waktu edar bumi mengelilingi matahari sebedar
365,2425 hari. Jika tiap 4 tahun kita ambil panjang satu tahun sebesar 365,
365, 365, 366 maka terjadi kelebihan perhitungan sebesar
365+365+365+366-4 365,2425 = 0,032 hari tiap empat tahun. Setelah
100 tahun kekurangan ini menjadi (100/4) 0,032 = 0,8 hari. Jika nilai 0,8
hari diambil menjadi 1 hari sehingga tiap kelipatan 100 tahun, tahun
kabisat dihilangkan maka terjadi kelebihan perhitungan sebesar 0,2 hari
setiap 100 tahun. Kelebihan ini menjadi 1 hari setelah 500 tahun. Untuk
kemudahan maka ditetapkan bahwa:
a) Tahun yang tidak habis dibagi 4 merupakan tahun biasa.
b) Tahun yang habis dibagi 4 merupakan tahun kabisat kecuali yang habis
dibagi 100. Tahun yang habis dibagi 4 dan habis dibagi 100 bukan
tahun kabisat. Contoh 1700, 1800, 1900, dan 2100 bukan tahun
kabisat.
c) Tahun yang habis dibagi 400 merupakan tahun kabisat. Contoh tahun
1200, 1600, 2000, 2400 merupakan tahun kabisat.
Berbeda dengan kalender Masehi yang hanya didasarkan pada
peredaran bumi mengelilingi matahari (didasarkan pada dua benda langit),
kalender hijriyah didasarkan pada tiga benda langit (bumi, bulan, dan
matahari). Karena berdasarkan benda acuan yang lebih banyak maka
602

