Page 693 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 693

Bab 9 Benda Tegar dan Elastisitas




                                            
                                            L




                                  







                                
                                             o
                                R        180 - 

                                        
                                       W







                  Gambar 9.29 Jika gasing dengan arah vertikal membentuk sudut   maka vektor posisi pusat massa gasing
                  dengan gaya gravitasi membentuk sudut 180  - . Pada gambar di atas, arah momen gaya adalah menembus
                                                      o
                  kertas ke arah belakang.


                                   Kita gunakan hukum II Newton untuk gerak rotasi, yaitu



                                         
                                       L
                                    
                                         t 

                          atau

                                     
                                    L   t                                                 (9.37)



                          Persamaan ini menyatakan bahwa arah perubahan momentum sudut dan
                          arah  momen  gaya  sama.  Jadi,  pada  Gambar  9.29  arah  perubahan
                          momentum  sudut  adalah  menembus  kertas  ke  belakang.  Dengan
                          demikian,  momentum  sudut  awal,  akhir,  dan  perubahan  momentum
                          sudut  dapat  diilustrasikan  pada  Gambar  9.30.  Pada  gambar  tersebut
                          besar momentum sudut tetap, hanya arahnya berubah. Momentum sudut
                          berubah arah sebesar     .


                                                            680
   688   689   690   691   692   693   694   695   696   697   698