Page 690 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 690

Bab 9 Benda Tegar dan Elastisitas




                          terjadi jika arah gerak benda tegak lurus verktor jari-jari. Dalam kondisi
                          gerak demikian,     = 90  atau sin   = 1 sehingga L = r p. Sebaliknya, jika
                                                    o
                          arah gerak benda menuju atau menjauhi sumbu rotasi (         = 0 atau   = 180 )
                                                                                                         o
                          maka sin    = 0 sehingga L = 0.



                          9.17 Hukum Kekekalan Momentum Sudut

                                   Dari  persamaan  (9.30)  kita  dapat  menyimpulkan  bahwa,  jika
                          momen gaya yang bekerja pada suatu sistem nol maka diperoleh



                                   L    0
                                    t




                          Hubungan  di  atas  menyatakan  bahwa  momentum  sudut  bukan
                          merupakan fungsi waktu. Artinya, momentum sudut bersifat kekal. Jadi,
                          jika  tidak  ada  momen  gaya  luar  yang  bekerja  maka  momentum
                          sudut  sistem  bersifat  kekal.  Momentum  sudut  akhir  sama  dengan
                          momentum sudut awal.



                          9.18 Gasing


                                   Sekarang  kita  akan  mencoba  membahas  teori  tentang  gerakan
                          gasing.  Kalau  kita  perhatikan  gerakan  gasing  maka  tampak  bahwa  di
                          samping berputar terhadap sumbu, gasing juga berputar terhadap arah
                          vertikal (Gambar 9.27). Ini terjadi ketika sumbu gasing tidak dalam posisi
                          vertikal  dan  sering  diamati  jika  kecepatan  putar  gasing  sudah  kecil.
                          Permukaan yang dibentuk oleh sumbu gasing yang berputar membentuk
                          selubung kerucut (Gambar 9.28). Bagaimana menjelaskan fenomena ini?

















                                                            677
   685   686   687   688   689   690   691   692   693   694   695