Page 817 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 817
Bab 10 Fluida
A adalah luas penampang yang dialiri;
h adalah selisih ketinggian dua tempat;
L adalah jarak antara dua tempat;
K adalah konstanta yang dikenal dengan permeabilitas tanah atau material
yang dilewati air.
Selisih ketinggian h menghasilkan perbedaan tekanan hidrostatis.
Perbedaan tekanan inilah yang mendorong air mengalir dalam tanah atau
material lainnya. Besaran h/L sering disebut gradien hidrolik. Untuk tanah
yang pori-porinya besan maka nilai K besar dan air lebih mudah mengalir.
Konstanta K juga serting disebut konduktivitas hidrolik. Dari persamaan
(10.47) maka kita dapatkan laju aliran air dalam tanah sebesar
Q h
v K (10.48)
A L
Sekarang kita perkirakanan waktu yang diperlukan air dari tanah di
Lembang mengali menuju lokasi di kota Bandung. Kita ambil, jarak lurus
Lembang Bandung adalah L = 15 km = 15.000 m. Kita ambil perkiraan
ketinggian Lembang terhadap kota Bandung 400 m sehingga h = - 400 m. Kita
asumsikan bahwa tanah antara Lembang dan Bandung mendekati sifat pasir.
Berdasarkan data dari Cherry (1929) dan Chathles (1997) nilai konduktivitas
hidrolik pasir sekitar K = 10 m/s. Dengan asumsi bahwa tanah memiliki nilai
-4
konduktivitas hidrolik yang sama dengan pasir maka kita dapatkan perkiraan
laju aliran air tanah antara Lembang-Bandung sekitar
v 10 4 400
15 . 000
= 2.7 10 m/s
-6
Karena jarak bandung Lembang 15 km maka waktu yang diperlukan air tanah
dari Lembang mencapai Bandung sekitar
15 . 000
t
7 . 2 10 6
804

