Page 982 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 982

Bab 12 Gas dan Termodinamika




                         Persamaan (12.33) dikenal dengan persamaan van der Walls. Persamaan
                         tersebut  dapat  menjelaskan  dengan  baik  fenomena  perubahan  fasa  gas,
                         seperti peristiwa pencairan gas.



                         12.11 Hukum ke Nol Termodinamika


                                  Selanjutnya  kita  akan  bahas  tentang  termodinamika,  yaitu  ilmu
                         yang  menghubungkan  panas  dengan  mekanika.  Topik  utama  yang  akan
                         kita  bahas  adalah  pemanfaatan  energi  yang  dihasilkan  akibat  adanya
                         proses dalam gas untuk menghasilkan kerja.


                                  Kita mulai dengan definisi keseimbangan panas. Dua benda berada
                         dalam keseimbangan panas jika tidak ada pertukaran kalor antara dua
                         benda  tersebut  saat  keduanya  disentuhkan.  Kondisi  ini  hanya  dapat
                         dicapai  jika  suhu  kedua  benda  sama.  Sebab  perpindahan  kalor  terjadi
                         karena adanya perbedaan suhu. Berkaitan dengan keseimbangan panas,
                         kita memiliki hukum ke nol termodinamika. Hukum ini menyatakan:



                                  Jika  benda  A  berada  dalam  keseimbagan  panas  dengan  benda  B
                                  dan

                                  Benda B berada dalam keseimbangan panas dengan benda C


                                                                   maka

                                  Benda A berada dalam keseimbangan panas dengan benda C



                                  Pernyataan ini diilustrasikan dalam Gambar 12.10. Contohnya, kita
                         memiliki tiga wadah yang terbuat dari logam: wadah A bersisi air, wadah B
                         berisi minyak, dan wadah C berisi gliserin. Misalkan wadah berisi air dan
                         minyak  disentuhkan  dan  tidak  diamati  adanya  perubahan  suhu  pada
                         keduanya  maka  air  dan  minyak  maka  kita  katakan  berada  dalam
                         keseimbangan  panas.  Setelah  disentuhkan  dengan  air,  misalkan  wadah
                         berisi  minyak  disentuhkan  dengan  wadah  berisi  gliserin,  dan  juga  tidak
                         diamati adanya perubahan suhu keduanya, maka minyak dan gliserin juga
                         berada  dalam  keseimbangan  panas.  Maka  wadah  berisi  air  dan  wadah
                         berisi gliserin tidak akan mengalami perubahan suhu ketika disentuhkan.
                         Dengan kata lain, keduanya juga berada dalam keseimbangan panas.







                                                            969
   977   978   979   980   981   982   983   984   985   986   987