Page 985 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 985

Bab 12 Gas dan Termodinamika




                          lagi  perubahan  pada  variable-variabel  termodinamika  gas.  Selama  gas
                          mengalami  suatu  proses,  persamaan  tersebut  tidak  berlaku.  Dengan
                          demikian,  selama  proses  berlangsung,  kita  tidak  dapat  menentukan
                          tekanan meskipun suhu dan volum diketahui karena tidak ada persamaan
                          yang dapat dipakai. Namun, jika proses yang terjadi berlangsung sangat
                          lambat, maka setiap saat kita dapat menganggap gas seolah-olah berada
                          dalam keadaan statik. Proses yang demikian disebut proses kuasistatik.
                          Selama  proses  kuasistatik  persamaan  gas  dapat  digunakan.  Dengan
                          demikian, selama proses berlangsung kita dapat menghitung volume gas
                          jika  tekanan  dan  suhunya  diketahui.  Pada  bagian  selanjutnya,  semua
                          proses yang akan kita bahas dianggap berlangsung secara kuasistatik.




                          12.14 Diagram P-V

                                   Dalam termodinamika, keadaan gas maupun proses yang dialami
                          gas lebih sering digambarkan dalam diagram P-V. Diagram ini terdiri dari
                          sumbu volum gas arah datar dan sumbu tekanan gas arah vertikal. Satu
                          keadaan  yang  dimiliki  gas  diwakili  oleh  satu  titik  pada  diagram  P-V
                          (Gambar 12.11). Titik yang berbeda mengandung informasi tekanan, suhu,
                          atau volum yang berbeda sehingga mewakili keadaan yang berbeda.





                               (P ,V ,T )
                                      1
                                   1
                                        1
                                                             (P ,V ,T )
                                                                   2
                                                                2
                                                                      2
                     [Pa]
                     P
                                           (P ,V ,T )
                                                    3
                                                 3
                                              3




                                                       3
                                                  V [m ]

                  Gambar 12.11 Titik yang berbeda dalam diagram P-V menggambarkan keadaan yang berbeda.










                                                            972
   980   981   982   983   984   985   986   987   988   989   990