Page 155 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 155

Bab 2 Potensial Listrik dan Kapasitor


                                –pi()/2. Simpan kursor di Cell A2 lalu tulis persamaan =A1+pi()/400.
                                Copy  Cell  A2  hingga  ke  Cell  A400.  Jadi  kita  sudah  dapat  semua

                                sudut  dari  -/  sampai  /2.  Kita  selanjutnya  akan  menghitung  r.
                                Tempatkan  kursor  pada  Cell  B1.  Lalu  tulis  persamaan  =
                                SQRT(cos(A1)/$F$1). Ingat pada Cell F1 harus sudah terisi nilai.

                                Lalu copy Cell B1 ke seluruh cell di bawahnya hingga B400. Jadi kita
                                sudah mendapatkan pasangan  dan r. Untuk menggambar kurva

                                kita perlu nilai x dan y. Kita mencari nilai x pada kolom C dan nilai y
                                pada kolom D. Tempatkan kursor pada Cell C1. Ketik persamaan
                                =B1*cos(A1). Tempatkan kursor pada Cell D1 lalu ketik persamaan

                                =B1*sin(A1).  Kemudian  copy  Cell  C1  dan  D1  ke  seluruh  cell  di
                                bawahnya hingga cell ke 400. Akhirnya kita dapatkan pasangan nilai
                                x dan y. Lalu pilih kolom C dan kolom D dan buatkan kurvanya.


                        2.6 Potensial listrik pelat tak berhingga
                                Pada Bab 1 kita telah menghitung kuat medan listrik yang dihasilan
                        oleh  pelat  tak  berhingga,  yaitu  E     2 /  .  Tampak  bahwa  kuat  medan
                                                                      0
                        listrik kosntan di mana pun lokasinya dan pada jarak berapa pun dari pelat.

                        Selanjutnya  kita  akan  menghitung  berapa  potensial  di  sekitar  pelat  tak
                        berhingga.






                                                    
                                                E  
                                                     0
                                              
                                               x








                 V(0)


               Gambar 2.11 Medan listrik yang dihasilkan pelat tak berhingga arahnya tegak lurus pelat karena sifat simetri.
               Setiap  titik  pada  pelat  memiliki  sifat  yang  sama.  Ke  mana  pun  kita  bergerak  sepanjang  pelat  maka  kita

               mendeteksi medan yang arahnya sama. Ini hanya mungkin terjadi jika arah medan tegak lurus pelat.

                                Persoalan ini dapat dilihat hanya dalam kasus satu dimensi. Kita

                        akan  mencari  potensial  pada  titik  sembarang  yang  berjarak  x  dari  pelat
                                                           143
   150   151   152   153   154   155   156   157   158   159   160