Page 17 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 17

Ban 1 Elektrostatika


                        dengan
                                q1 adalah muatan partikel pertama,

                                q2 adalah muatan partikel kedua,
                                r12 adalah jarak antar dua muatan,
                                0 = 8,85  10 -12  F/m disebut permitivitas ruang hampa,

                                1/40 = 9  10  N m /C .
                                                 9
                                                           2
                                                       2
                        Gaya  bersifat  tarik-menarik  jika  muatan  memiliki  tanda  berlawanan  dan
                        bersifat tolak-menolak jika dua muatan memiliki tanda muatan yang sama.




                                                    q 1

                                                              
                                                              r 21

                                                   
                                                   r
                                                    1
                                                                         q 2
                                                               
                                                               r 2





                                                                       
               Gambar 1.4 Muatan q1 dan q2 berada pada vektor posisi  r   dan  r . Kedua muatan melakukan gaya tarik
                                                                         2
                                                                 1
               atau gaya tolak, bergantung pada jenis muatan yang dimiliki. Jika jenis muatan sama maka gaya yang dihasilkan
               bersifat tolak-menolak. Jika jenis muatan berbeda maka gaya yang dihasilkan bersifat tarik-menarik. Arah gaya
               sejajar dengan arah garis hubung dua muatan.

                                Jika kita ingin menetahui gaya secara lengkap, yaitu besar maupun

                        arah  maka  gaya  harus  dinyatakan  dalam  notasi  vector.  Untuk  maksud
                        tersebut maka kita perlu mengetahui posisi muatan dalam notasi vector.
                        Gambar 1.4 adalah ilustrasi posisi dua muatan, muatan q1 dan q2 berada
                                                     
                        pada vektor posisi  r   dan  r . Vektor posisi muatan  q2 relatif terhadap  q1
                                                       2
                                              1
                        adalah

                                        
                                 r   r  r                                                        (1.2)
                                          1
                                      2
                                 21

                        Jarak  antara  dua  muatan  tersebut  adalah  besarnya  posisi  relatif  dua
                        muatan, yaitu






                                                            5
   12   13   14   15   16   17   18   19   20   21   22