Page 223 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 223
Bab 3 Listrik Arus Searah
Q Q
masuk keluar
atau
Q m 1 Q m 2 ... Q m, N Q Q k 2 ... Q k, M (3.3)
k 1
,
,
,
,
dengan
m adalah indeks untuk masuk,
k adalah indek untuk keluar,
N adalah jumlah cabang tempat arus masuk, dan
M adalah jumlah cabang tempat arus keluar.
Jumlah total cabang adalah N+M. Jika muatan yang keluar dan masuk
tersebut dicatat dalam selang waktu t maka sisi kiri dan kanan persamaan
(3.3) sama-sama dapat dibagi t dan kita peroleh
Q m 1 Q m 2 ... Q m, N Q Q k 2 ... Q k, M
,
,
,
k 1
,
t t
Q m 1 Q m 2 ... Q m, N Q k 1 Q k 2 ... Q k, M
,
,
,
,
t t t t t t
I m 1 I m 2 ... I m, N I k 1 I ... I k, M (3.4)
,
,
k 2
,
,
Persamaan (3.4) menyatakan bahwa jumlah total arus masuk ke suatu
percabangan sama dengan jumlah total arus yang keluar di percabangan
tersebut. Ungkapan ini dikenal dengan hokum kekekalan muatan listrik,
dan dikenal pula dengan hukum Kirchoff I. Pada Gambar 3.3 arus masuk
adalah I1 + I2 + I4 dan arus keluar adalah I3 + I5. Dengan hokum Kirchoff I kita
dapatkan hubungan
I I I I I
5
2
1
3
4
Rumus ini pun menyataklan bahwa tidak ada muatan listrik yang
terakumulasi di titik percabangan. Begitu ada muatan yang mengalir
menuju ke percabangan maka pasti ada muatan yang mengalir keluar dari
percabangan yang jumlahnya totalnya sama besar.
211

