Page 224 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 224
Bab 3 Listrik Arus Searah
I 2
I 1
I 3
I 4
I 5
Gambar 3.3 Arus yang masuk dan keluar dari percabangan. Jumlah total arus yang masuk ke titik percabangan
sama dengan jumlah total arus yang keluar titik percabangan tersebut.
3.3 Sumber potensial listrik
Perbedaan potensial listrik pada titik yang berbeda dalam suatu
rangkaian terjadi jika dalam rangkaian dipasang sumber potential listrik
yang dikenal juga dengan GGL (gaya gerak listrik) atau dalam bahasa Inggris
disebut electromotive force (EMF). Contoh GGL adalah baterei, aki, dynamo,
sel surya, dan lain-lain. GGL memiliki dua terminal atau kutub yang
memiliki potensial yang berbeda. Jika kutub-kutub GGL dihubungkan ke
rangkaian, maka arus listrik mengalir keluar dari kutub yang memiliki
potensial lebih tinggi, menuju rangkaian, dan mengalir masuk ke kutub
yang memiliki potential lebih rendah. Kutub GGL yang potensialnya lebih
tinggi sering disebut kutub positif dan kutub yang potensialnya lebih
rendah disebut kutub negatif. Simbol untuk GGL tampak dalam Gambar
3.4. Diperlihatkan juga posisi baterei yang sesuai dengan arah symbol
tersebut.
Pada simbol GGL dalam Gambar 3.4, bagian yang bergaris lebih
panjang adalah kutub positif, sedangkan yang bergaris lebih pendek adalah
kutub negatif. Jika GGL dihunungkan dengan rangkaian listrik maka arus
keluar dari kutub positif menuju rangkaian dan dari rangkaian masuk ke
kutub negatuf. Dalam GGL sendiri arus mengalir dari kutub negatif ke
kutub positif.
Sebagai contoh, perhatikan rangkaian pada Gambar 3.5. Sebuah
GGL dihubungkan dengan sebuah hambatan. Jika beda potensial antara
dua kutub GGL adalah maka beda potensial antara dua ujung hambatan
adalag juga. Dengan menggunakan persamaan (3.2) maka arus yang
mengalir dalam hambatan memenuhi
212

