Page 329 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 329

Bab 4 Kemagnetan




                                  qE
                              a                                                                   (4.10)
                                  m
                     dengan
                             q muatan partikel,

                             E kuat medan listrik,
                             m massa partikel






                                                                                     Tegangan yang besosilasi
                                                                                     pada frekuensi radio untuk
                                                                                     menghasilkan medan listrik
                            Elektroda A                                              bolak-balik pada dua
                                                                                     pelat elektroda
                 Dua kutub magnet
                 berlawanan yang
                 menghasilkan medan                                       Ruang vakum tempat pemercepatan partikel
                 magnet sangat                                            Sumber radioaktif yang
                 kuat dalam ruang                                         digunakan untuk menghasilkan
                 pemercepatan partikel                                    partikel bermuatan yang akan
                                                                          dipercepat.
                                                                              Partikel hasil pemercepatan
                            Elektroda B






               Gambar  4.27  Skema  siklotron.  Dalam  ruang  hampa  partikel  dipercepat.  Medan  listrik  dan  medan  magnet
               dihasilkan  bersamaan  dalam  ruang  tersebut.  Medan  listrik  berfungsi  untuk  mempercepat  partikel  sedangkan

               medan magnet digunakan untuk membelokkan lintasan partikel sehingga tetap berada dalam ruang tersebut.

                                Ketika meninggalkan ruang antar elektroda A dan B partikel hanya

                        dikenai medan magnet sehingga dibelokkan membentuk lintasan lingkaran.
                        Elektroda A dan B berongga sehingga dapat ditembus partikel. Akibatnya,
                        partikel  kembali  mengenai  elektroda.  Ketika  partikel  kembali  mencapai
                        elektroda B, arah medan listrik sudah dibalik. Akibatnya, partikel dipercepat
                        lagi.  Kembali  meninggalkan  ruang  antara  elektroda  A  dan  B,  partikel

                        dibelokkan  oleh  medan  listrik  di  sebelah  kiri  dan  mebentuk  lintasan
                        lingkaran  sehinmgga  kembali  mencapai  elektroda  A.  Begitu  seterusnya.
                        Pada akhirnya partikel memiliki laju yang sangat besar setelah mengalami

                        percepatan yang terus menerus.
                                                           317
   324   325   326   327   328   329   330   331   332   333   334