Page 330 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 330

Bab 4 Kemagnetan


                                Frekuensi  tegangan  bolak-balik  harus  diatur  sedemikian  rupa
                        sehingga ketika partikel kembali mencapai elektroda setelah dibelokkan oleh

                        medan magnet, arah medan dalam ruang antara elektroda tetap membalik
                        arah.    Frekuensi tersebut dapat dihitung sebagai berikut.
                                Misalkan laju partikel ketika bergerak dalam medan magnet adalah

                        v. Gaya Lorentz yang bekerja pada partikel adalah qvB. Gaya ini merupakan
                        gaya sentripetal pada partikel (karena lintasan partikel berupa lingkaran).
                        Gaya sentripetal dapat ditulis


                                        v 2     v
                                 F   m     mv    mv 
                                  s
                                        r       r


                        dengan   adalah  frekuensi  sudut  putaran  partikel.  Samakan  gaya
                        sentripetal dengan gaya Lorentz maka

                                 qvB   mv 
                        atau


                                     qB
                                                                                                 (4.11)
                                     m


                        Agar partikel mengalami percepatan yang tepat (seperti yang diuraikan di
                        atas)  maka  frekuensi  sudut  tegangan  antara  dua  elektroda  harus  sama
                        dengan frekuensi sudut putaran partikel. Yang menarik dari persamaan ini
                        adalah frekuensi bolak-balik partikel tetap sama meskipun jari-jari lintasan
                        partikel makin besar.



                        4.16 Efek Hall

                                Fenomena  gaya  Lorentz  diaplikasikan  pula  dalam  menyelidiki
                        material. Salah satu aplikasinya adalah menyelidiki sifat pembawa muatan
                        listrik dalam material berdasarkan suatu fenomena yang bernama efek Hall.
                        Efek  Hall  adalah  peristiwa  terbentuknya  beda  potensial  antara  dua  sisi
                        material yang dialiri arus listrik ketika material tersebut ditempatkan dalam

                        medan magnet yang arahnya tegak lurus arah aliran muatan (arah arus).






                                                           318
   325   326   327   328   329   330   331   332   333   334   335