Page 462 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 462

Bab 6 GGL Induksi dan Induktansi



                                 B   o nI
                                   

                                      N
                                      I
                                    o
                                      
                        atau
                                 I   B
                                      o N

                        Substitusi persamaan indusktansi diri dan persamaan arud si atas ke dalam

                        persamaan (6.24) diperoleh

                                          2
                                     1  N   A    B   2
                                U          o        
                                                       
                                       
                                     2             o N  
                                                  2
                                        2
                                   1   N  A    B  2  
                                       o        
                                                     
                                   2            o 2 N  2  

                                    1
                                      B 2 (A  ) 
                                   2 o


                        Bagian  dalam  tanda kurung  pada  persamaan  di  atas  tidak  lain  daripada
                        volum rongga solenoid. Kita definisikan rapat energi medan magnetik per
                        satuan volum sebagai

                                      U
                                 u 
                                     (A  ) 

                                    1
                                      B                                                           (6.19)
                                         2
                                   2 o

                                Jadi, jika di suatu tempat terdapat medan magnet B maka di tempat
                        tersebut terdapat energi medan magnet dengan kerapatan per satuan volum
                        diberikan  oleh  persamaan  (6.19).  Bentuk  persaman  (6.19)  sangat  mirip


                                                                                 2
                        dengan ungkapat rapat energi medan listrik  (    o   ) 2 /  E   yang telah kita bahas
                        sebelumnya.


                                                           450
   457   458   459   460   461   462   463   464   465   466   467