Page 600 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 600

Bab 8 Besaran Gelombang


                        tinjau bunyi yang dihasilkan pesawat saat berada di lokasi 1, 2, 3, dan 4
                        pada  Gambar  10.22.  Saat  pesawat  berada  di  titik  4,  gelombang  yang

                        dikelurkan  ketika  berada  pada  posisi  1,  2,  dan  3  digambarkan  sebagai
                        lingkaran.  Tampak  bahwa,  di  depan  pesawat  puncak-puncak  gelombang
                        lebih  rapat  dan  di  belakang  pesawat  puncak-puncak  gelombang  lebih

                        renggang. Akibatnya, di depan pesawat frekuensi gelombang lebih besar dan
                        di belakang pesawat lebih kecil. Ini adalah efek Dopler.



                                        v v

                                   1 1


                                       2 2

                                            3 3

                   v v                                 u u     v v
                                                 3
                                             2
                                          1 1  2 3  4 4








                                        v v



               Gambar 8.22 Gambar muka gelombang ketika pesawat bergerak dengan laju yang lebih kecil daripada laju
               rambat bunyi.


                                Gambar 8.23 adalah kondisi ketika kecepatan pesawat persis sama
                        dengan  kecepatan  bunyi.  Lokasi  pesawat  tepat  berimpit  dengan  muka

                        gelombang  yang  bergerak  ke  depan.  Akibatnya,  udara  di  depan  pesawat
                        mengalami  kompresi  yang  sangat  besar.  Panjang  gelombang  di  depan
                        pesawat  mendekati  nol  atau  frekuensinya  mendekati  tak  berhingga.
                        Akibatnya dihasilkan bunyi yang sangat keras.
                                Jika kecepatan pesawat lebih besar daripada laju rambat bunyi di

                        udara maka saat pesawat menghasilkan gelombang berikutnya, gelombang
                        yang  dihasilkan  sebelumnya  belum  mencapai  lokasi  tersebut.  Akibatnya,
                        muka gelombang yang terbentuk berbentuk kerucut (Gambar 8.24).


                                                           588
   595   596   597   598   599   600   601   602   603   604   605