Page 647 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 647
Bab 9 Gejala Gelombang
Dengan definisi variable baru ini maka kita dapat menulis
2
2
r 1 d d
1
2
2
r 2 d ( ) 1 d
2
2
2
r d d 2 ( ) 1 2
Amplitudo efektof selanjurtnya dapat ditulis
A 1 1 2 1 2
A e cos( ) sin( ) (9.30)
kd
kd
d 1 2 2
Gambar 9.16 adalah amplitude efektif pada berbagai posisi
dalam sumbu dan dengan menggunakan nilai kd = 8. Gambar
(a) adalah profil amplitude efektif yang dihitung dengan persamaan
(9.30) di mana amplitude berbanding terbalik dengan akar jarak dari
sumber gelombang dan gambar (b) adalah diagram contour dari
amplitude yang dihasilkan. Kita juga menggambar amplitude efekyif
dengan asumsi bahwa amplitude tidak bergantung pada jarak dari
suber. Selama perambatan gelombang amplitude dianggap konstan.
Gambar (c) adalah profil amplituoo efektif sdangkan gambar (d)
adalah diagram contour. Gambar (a) dan (b) dihitung dengan
Wolfram alpha dengan instruksi plot
sqrt(((x^2+y^2)^(-1/4)+((x-1)^2+y^2)^(-1/4)*cos(8*Pi*(sqrt(x^2+y
^2)-sqrt((x-1)^2+y^2))))^2+(((x-1)^2+y^2)^(-1/4)*sin(8*Pi*(sqrt(x^
2+y^2)-sqrt((x-1)^2+y^2))))^2);x=-3..4,y=0..5. Gambar (c) dan (d)
dihitung dengan instruksi plot
sqrt((1+cos(8*Pi*(sqrt(x^2+y^2)-sqrt((x-1)^2+y^2))))^2+(sin(8*Pi*(
sqrt(x^2+y^2)-sqrt((x-1)^2+y^2))))^2);x=-3..4,y=0..5.
Kalian dapat dengan mudah menjalankan instruksi Wolfram
Alpha yang tersedia secara bebas di internet. Boleh dikatakan
hampir semua persoalan matematika dapat diselesaikan dengan
Wolfram Alpha atau versi lebih lengkapnya adalah bahasa
635

