Page 652 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 652

Bab 9 Gejala Gelombang


                        yang mengalami superposisi destruktif ketika sampai ke mata. Ada sebagian
                        warna  yang  terang.  Warna  yang  berasal  dari  gelombang  yang  mengalami

                        superposisi konstruktif saat masuk ke mata. Mengapa hal tersebut terjadi?
                        Karena permukaan CD atau DVD berisi data. Ketika data dituliskan pada
                        CD atau DVD maka yang dilakukan adalah membuat goseran-goresan para

                        permukaan  DC  tersebut.  Goresan  tersebut  berperilaku  sebagai  kisi
                        pemantul (Gambar 9.19(b) sehingga terjadi peristiwa difraksi.

                                         Kurva  Lissajous.  Interfernsi  maupun  difraksi  yang  kita
                                bahas  di  atas  dikhusuakan  pada  gelombang  dengan  arah  osilasi

                                yang sama.  Misalnya sama-sama  sejajar  sumbu  y  atau sumbu  x.
                                Penjumlahan simpangan menghasilkan simpangan baru yang bisa
                                saling  menguatkan,  atau  saling  memelahkan,  atau  bahkan

                                meniadakan. Pertanyaan berikutnya adalah bagaimana kalau arau
                                simpangan  dua  gelombang  tersebut  tegak  lurus?  Bagaimana
                                simpangan hasil superposisi? Mari kita coba analisis.
                                         Misalnya  kira  memiliki  dua  gelomgang  transversal.  Satu
                                gelombang  memiliki  simpangan  arah  x  dan  satu  gelombang

                                memililiki  simpangan  arah  y.  Kedua  gelombang  merambat  dalam
                                arah z. Frekuensi maupun panjang dua gelombang tersebut tidak
                                sama.  Bentuk  umum  persamaan  gelombang-gelombang  tersebut

                                adalah

                                                       
                                         x (z ,t )   A x  sin( t  k 1  ) z
                                                         1

                                                             k
                                                          t
                                         y (z ,t )  A y  sin(  z   2 )
                                                              2
                                                         2
                                Untuk mudahnya kita telah asumsikan bahwa fase awal gelombang
                                pertama  nol.  Selisih  fase  dua  gelombang  sama  dengan  fase  awal

                                gelombang kedua.
                                         Karena arah simpangan dua gelombang tegak lurus maka
                                simpangan total merupakan sebuah vector yang memenuhi


                                         
                                                       ˆ
                                         r( z, t)   x( z,  i t)   y( z, t) ˆ j

                                Mari  kita  amati  perubahn  arah  simpangan  gelombang  pada

                                koordinat z = 0. Vektor simpangan menjadi
                                                           640
   647   648   649   650   651   652   653   654   655   656   657