Page 742 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 742
Bab 10 Sifat Optik Gelombang Elektromagnetik
Dengan menggunakan hokum Snell pada sisi kiri saat terjadi deviasi
minimum maka n 0 sin n sin( ) 2 / atau sin (n / n 0 ) sin( ) 2 / . Jadi,
1
d
1
d
sudut deviasi minimum dapat ditulis dalam persamaan berikut ini
n
D sin 1 sin (10.30)
2
n 0 2
Untuk mengecek kebenaran persamaan (10.30), mari kita
masukkan data yang telah digunakan dalam menentukan grafik pada
Gambar 10.27, yaitu n0 = 1 (udara), n = 1,333, dan = 30 . Kita dapatkan D
o
= 20,27 , persis sama dengan yang ditunjukkan pada Gambar 10.37.
o
10.10 Indeks bias
Laju perambatan gelombang elektromagnetik terbesar tercapai
ketika merambat dalam ruang hampa. Jika gelombang EM masuk ke dalam
material, maka laju dan panjang gelombangnya berkurang, tetapi
frekuensinya tidak berubah. Laju cahaya dalam es adalah 2,3 10 m/s
8
sedangkan dalam intan adalah 1.24 10 m/s. Umumnya, laju cahaya
8
berbeda jika memasuki material yang berbeda. Oleh karena itu, perlu
didefinisikan suatu besaran yang menentukan laju cahaya dalam material.
Besaran tersebut disebut indeks bias, yang memenuhi hubungan
c
n (10.31)
c m
dengan n indeks bias material, c laju cahaya dalam ruang hampa, dan cm
laju cahaya dalam material. Dengan menggunakan hubungan c f , dan
c m f , maka persamaan untuk indeks bias dapat juga ditulis sebagai
m
f
n (10.32)
m f m
dengan
panjang gelombang dalam ruang hampa
panjang gelombang dalam material
m
Tampak dari Tabel 11.2 bahwa indeks bias udara atau gas sangat mendekati
730

