Page 757 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 757

Bab 10 Sifat Optik Gelombang Elektromagnetik


                        menggunakan  kisi  maka  cahaya  yang  memiliki  beda  panjang  gelombang
                        sedikit saja dapat dipisahkan. Itu sebabnya, kisi sering digunakan sebagai

                        monokromator,  yaitu  alat  yang  digunakan  untuk  memisahkan  warna
                        tertentu dari cahaya putih.
                                Disamping  garis-garis  terang-gelap  yang  makin  sempit,  intensitas

                        garis  terang  yang  dihasilkan  kisi  lebih  tajam.  Jika  jumlah  celah  N  maka
                        lebar garis terang memenuhi

                                           1
                                Lebar  
                                          N


                        Sedangkan intensitas memenuhi

                                Intensitas    N
                                                 2

                        Secara matematik, pola intensitas yang dihasilkan akibat interferensi kisi
                        dapat diturunkan sebagai berikut.
                                Kita asumsikan bahwa semua celah memiliki spasi yang sama, d.

                        Simpangan di titik pengamatan yang dihasilkan oleh masing-masing sumber
                        adalah

                                 y 1   A cos   krt  1    0 


                                 y   Acos  t   kr  0   Acos  t   kr  0   k   r
                                  2
                                                 2
                                                                      1

                                 y   Acos  t   kr  0   Acos  t   kr  0   2 k   r .
                                  3
                                                                      1
                                                 3
                                         .
                                         .
                                 y   Acos  t   kr  0   ( N  ) k   r
                                                              1
                                  N
                                                  1

                        Simpangan total di titik pengamatan adalah

                                 y   y   y ...   y
                                                   N
                                          2
                                      1

                                Untuk pementukan hasil penjumlahah N buah gelombang di atas,
                        mari kita gunakan diagram fasor. Kita pilih sumbu data berkaitan dengan
                              t 
                        fas     kr .  Dengan  pemilihan  ini  maka  gelombang  y1  berarah  vertikal,
                                   1
                        helombang  y2  membentuk  sudut  kr  dengan  arah  vertikal,  gelombang  y3
                                                           745
   752   753   754   755   756   757   758   759   760   761   762