Page 861 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 861

Bab 12 Pengenalan Teori Kuantum Atom


                    Sifat-sifat tambahan ini menunjukkan bahwa
                    a)  Sinar katodd merupakan berkas partikel yang keluar dari katode menuju

                        anode
                    b)  Partikel sinar katode dimiliki oleh semua atom yang sifatnya persis sama.
                        Pertikel tersebut selanjutnya diberi nama elektron.

                    c)      Ternyata atom tersusun atas partikel-partikel yang lebih kecil lagi. Salah
                        satu jenis partikel tersebut adalah elektron dan bermuatan listrik negatif.
                    d)  Karena atom netral maka atom juga tersusun atas partikel yang bermuatan
                        listrik positif.

                    12.2 Pengukuran e/m elektron

                            Segera setelah diketahui bahwa sinar katoda adalah partikel bermuatan
                    negatif,  maka  muncul  usaha  untuk  mengukur  muatan  dan  massa  elektron.

                    Usaha pertama dilakukan oleh J.J. Thomson tahun 1897. Thomson tidak dapat
                    mengukur  muatan  elektron  saja  dan  massa  elektron  saja.  Yang  dapat
                    ditentukan hanya perbandingan muatan dan massa elektron, atau e/m. Hal ini
                    desebabkan  karena  kesulitan  mengukur  massa  dan  muatan  secara  terpisah
                    pada saat ini. Skema percobaan Thomson tampak pada Gambar 12.3

                            Bagian utama dari alat yang digunakan Thomson adalah tabung sinar
                    katode yang memiliki dua pelat sejajar di dalamnya dan diletakkan dalam posisi
                    horizontal. Di luar tabung dipasang dua koil yang menghasilkan medan magnet

                    homogen di dalam ruang antar dua elektroda. Elektron yang melewati ruang
                    antara  dua  elektroda  dapat  merasakan  medan  listrik  dan  medan  magnet
                    sehingga dapat mengalami gaya Coulomb dan gaya Lorentz.
                   a)  Jika medan magnet dan medan listrik nol (tidak diterapkan) maka elektron
                       akan menempuh lintasan lurus dan jatuh di titik b pada layar elektroda.

                   b)  Jika  hanya  medan  listrik  yang  diterapkan  maka  selama  menempuh  dua
                       elektroda elektron mengalami gaya Coulomb sehingga lintasannya membelok.
                       Akibatnya, elektron akan jatuh di layar pada titik  a. Besarnya gaya listrik

                       yang dialami elektron adalah

                            F    eE                                                       (12.1)
                              C

                       dengan FC gaya listrik yang dialami elektron, e muatan elektron, dan E kuat

                       medan listrik antara dua pelat.







                                                           849
   856   857   858   859   860   861   862   863   864   865   866