Page 99 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 99
Ban 1 Elektrostatika
nRT
P (1.55)
V nv 0
Jika ada gaya antar molekul gas maka persamaan tersebut perlu
dikoreksi lebih lanjut. Misalkan molekul gas berupa momem-momen dipol.
Andaikan dua momen dipol sejajar maka gaya total antara dua momen dipol
adalah nol. Namun, jika dua momen dipole dalam posisi tegak lurus maka
gaya antar momen dipol diberikan oleh persamaan (1.29), yaitu
1 3p 2
F
4 o h 4
Dalam kondisi setimbang maka orientasi akan cenderung saling
Tarik-menarik. Muatan yang berhadapan adalah muatan yang berbeda
tanda. Besar gaya Tarik lebih besar daripada gaya tolak. Karena orientasi
momen dipole sebenarnya bisa berbeda-beda maka nilai gaya sebenarnya
selalu berubah-ubah. Namun yang pasti besarnya gaya berbanding terbalik
dengan pangkat empat jarak antar momen dipol. Karena yang berperan
sebagai momen dipol di sini adalah molekul gas maka kita simpulkan bahwa
gaya antar molekul gas yang berupa momen dipol berbanding terbalik
dengan jarak antar molekul gas.
Karena jarak rata-rata molekul gas adalah h maka dapat kita
katakana sebuah molekul gas berada dalam kubus dengan sisi h (Gambar
1.54). Dengan demikian, volum yang ditempati satu molekul gas adalah h .
3
Jika terdapat N molekul gas maka volum total gas adalah V Nh yang
3
menghasilkan
V
3
h
N
Dengan adanya gaya yang bersifat tarikan tersebut maka ketika
molekul tersebut bergerak menebus wadah maka ada gaya dalam arah
terbalik (menarik kembali). Gaya tersebut menurunkan tekanan yang
dialami gas yang sebanding dengan besarnya gaya tarik, atau
P F
87

