Page 180 - E-Book SBMPTN Saintek
P. 180
terdapat pada semua organ dalam 3. Jaringan darah/limfa, berfungsi
tubuh, kecuali jantung. sebagai alat transportasi, dimana darah
2. Otot lurik, yaitu otot yang melekat mengangkut sari-sari makanan, O , CO ,
2
2
pada rangka, bekerja dengan sadar, dan dan zat sisa metabolisme tubuh.
berbentuk memanjang dengan inti sel 4. Jaringan penghubung berserat,
yang banyak. tersusun atas sel-sel lemak yang
3. Otot jantung, berbentuk silindris berbentuk poligonal dan tersusun
panjang dan bercabang, inti sel banyak longgar. Pada tiap rongganya terdapat
dan terletak di tengah. tetes lemak. Jaringan ini berfungsi
sebagai tempat penyimpanan lemak
untuk cadangan makanan dan untuk
melindungi organ dalam tubuh dari
suhu dingin.
Otot lurik Otot polos Otot Jantung d. Jaringan Saraf
Jenis Sel Otot
Sumber: Dokumen Penerbit Jaringan saraf tersusun atas sel-sel saraf
(neuron) yang terdiri atas badan sel, akson
c. Jaringan Konektif (Penyambung)
(neurit), dendrit, dan selubung saraf.
Jaringan konektif memiliki sel-sel yang su-
sunannya tidak terlalu rapat dan dibedakan Berdasarkan fungsinya, sel-sel saraf dike-
menjadi empat, yaitu: lompokkan menjadi tiga, yaitu:
1. Saraf sensorik (neuron aferen),
1. Jaringan pengikat, berfungsi untuk
mengikat jaringan pada tubuh sehingga bertugas menghantarkan rangsang
menyatu dan dapat menunjang fungsi dari organ reseptor menuju susunan
organ lainnya. Dibedakan menjadi saraf pusat (otak dan sumsum tulang
jaringan ikat padat dan jaringan ikat belakang).
longgar. 2. Saraf motorik (neuron eferen), bertugas
menghantarkan rangsang dari susunan
2. Jaringan penguat (penunjang),
berfungsi untuk melindungi organ- saraf pusat menuju bagian efektor (alat
organ tubuh yang lemah. Terdiri atas: gerak), yaitu kelenjar dan otot hingga
menjadi respons gerakan.
• Jaringan tulang rawan (kartilago).
3. Saraf konektor (asosiasi), yang bertugas
• jaringan tulang sejati (osteon).
menghubungkan antara saraf sensorik
dan motorik.
179

