Page 182 - E-Book SBMPTN Saintek
P. 182

•   Tulang dada                            1.  Tulang rawan (kartilago), tersusun atas
                   Terdiri atas tiga bagian, yaitu:           sel-sel tulang rawan (kondrosit), banyak
                     Hulu (manubrium)                        mengandung zat kolagen, dan sedikit
                     Badan (korpus)                          mengandung zat kapur sehingga bersifat
                     Taju pedang                             lentur.
               •   Tulang rusuk                               Contoh:    pada bagian persendian, daun
                   Terdiri atas tiga bagian, meliputi:        telinga, cuping hidung, dan ruas tulang
                     Tulang rusuk sejati (costa vera)        belakang.
                     Tulang rusuk palsu (costa spuria)   2.  Tulang sejati (osteon), tersusun atas sel-sel
                     Tulang rusuk melayang                   osteosit yang mengandung kal sium dan fosfor
               2.  Rangka Apendikuler                         sehingga bersifat keras.
                   Rangka apendikuler merupakan rangka yang   Berdasarkan  bentuknya, tulang  dikelompokkan
                   tersusun atas empat ruas tulang, yaitu:  menjadi empat jenis, yaitu:
               •   Tulang bahu                            1.  Tulang pipa, berbentuk panjang, bulat, pada
                   Terdiri atas dua bagian, yaitu:            bagian ujungnya terdapat bonggol, dan di
                     Tulang belikat (skapula)                dalamnya berisi sumsum kuning dan lemak.
                     Tulang selangka (klavikula)             Contoh:    tulang paha, tulang betis, tulang
               •   Tulang panggul                             hasta, tulang pengumpil, dan tulang ruas jari
                   Terdiri atas tiga tulang, yaitu:           tangan/kaki.
                     Tulang usus (ileum)                 2.  Tulang pipih, berbentuk pipih atau tipis, berisi
                     Tulang duduk (iskhium)                  sumsum merah, dan tempat pembuatan sel
                     Tulang kemaluan                         darah merah dan sel darah putih.
                                                              Contoh: tulang pinggul, tulang kepala
               •   Tulang anggota gerak atas
                   Terdiri atas:                              (tengkorak), tulang rusuk, dan tulang belikat.
                     Tulang lengan atas (lumerus)        3.  Tulang pendek, berbentuk pendek dan bulat,
                     Tulang hasta (ulna)                     berisi sumsum merah, dan juga merupakan
                     Tulang pengumpil (radius)               tempat pembuatan sel darah merah juga sel
                     Tulang pergelangan tangan (karpal)      darah putih.
                     Tulang talapak tangan (metakarpal)      Contoh:    ruas tulang belakang, tulang
                     Tulang jari-jari (phalanges)            perge langan tangan, dan tulang pergelangan
                                                              kaki.
               •   Tulang anggota gerak bawah             4.  Tulang tak beraturan, tidak memiliki bentuk
                   Tersusun atas:                             tertentu.
                     Tulang paha (femur)                     Contoh: tulang rahang wajah.
                     Tulang tempurung lutut (patela)
                     Tulang betis (fibula)               e.  Hubungan Antartulang (Persendian)
                     Tulang kering (tibia)               Hubungan antartulang disebut persendian.
                     Tulang pergelangan kaki (tarsal)    Berdasarkan sifat geraknya, persendian terbagi
                     Tulang talapak kaki (metatarsal)    menjadi tiga macam, yaitu:
                     Tulang jari kaki (phalanges)        1.  Sinarthrosis (sendi mati), yaitu hubungan
                                                              antartulang yang tidak dapat digerakkan.
               d.  Tulang
               Tulang  berdasarkan sel penyusunnya terbagi    Dikelompokkan menjadi dua jenis, yaitu:
               menjadi dua, yaitu:                            •   Sinkondrosis (persendian dengan tulang
                                                                  rawan).



                                                                                                181
   177   178   179   180   181   182   183   184   185   186   187