Page 205 - E-Book SBMPTN Saintek
P. 205

1.  Gerak biasa, yaitu gerak yang dihasilkan   -   Lobus depan (Anterior)
                karena rangsangan  dialirkan  melalui  otak.      Hormon yang dihasilkan pada lobus ini,
                Alurnya, yaitu:                                yaitu:

                  Rangsangan   Neuron                           Hormon            Fungsi
                   (impuls)   sensorik  Otak                HGH            Merangsang pertumbuhan
                                                            Human Growth Hormone  kerangka dan tubuh
                    Neuron           Tanggapan
                     motorik  Efektor  (gerak)              Prolaktin (PRL) dan LH   Memelihara korpus luteum dalam
                                                            (Lactogenic hormone)  memproduksi progesteron dan
                                                                           merangsang sekresi kelenjar susu
            2.  Gerak refleks, yaitu gerak yang terjadi secara   Hormon perangsang   Mengontrol sekresi hormon oleh
                spontan dan cepat karena tanpa kontrol otak.   tiroid (TSH)  kelenjar tiroid
                Contoh: menutupnya kelopak mata saat        Adenocorticotropic  Merangsang korteks kelenjar
                                                                           adrenal untuk mensekresikan
                debu masuk ke mata.                         hormone (ACTH)  beberapa hormon.
                Alur impulsnya, yaitu:                                     Pada pria, menstimulasi testis
                                                            Folikel Stimulating   untuk menghasilkan sperma.
                                                            Hormone (FSH)   Pada wanita, merangsang
                                                                           perkembangan folikel pada
                 Rangsangan   Neuron  Sumsum tulang                        ovarium dan sekresi estrogen
                  (impuls)   sensorik   belakang
                     Neuron  Efektor  Tanggapan                            Pada wanita, merangsang ovulasi
                                                                           dan pembentukan progesteron
                     motorik          (gerak)                              oleh korpus luteum pada
                                                            Luteinizing Hormone  ovarium.
                                                            (LH)           Pada pria, merangsang testis
            B.   Sistem Hormon (Endokrin)                                  mensekresikan hormon
                                                                           androgen.
            Hormon merupakan zat kimia berupa senyawa      -   Lobus tengah (intermediet)
            organik yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin.     Lobus ini menghasilkan hormon MSH

            Kelenjar endokrin  disebut  juga kelenjar buntu    (Melanosit Stimulating Hormone) yang
            karena  tidak  memiliki  saluran  khusus  sehingga   memberi pigmen warna pada kulit.
            hormon yang dihasilkan akan masuk ke           -   Lobus belakang (posterior)
            peredaran darah.                                   Hormon yang disekresikan pada lobus
            Fungsi hormon, yaitu:                              ini, yaitu:
            1.  Mengontrol  pertumbuhan dan perkem-          Hormon            Fungsi
                bangan tubuh.                               Hormon    Mengatur proses reabsorpsi air
                                                            Vasopresin  pada tubulus ginjal
            2.  Mempertahankan homeostatis tubuh            Hormon    Merangsang kontraksi otot dinding
                (keseimbangan keadaan tubuh dengan          oksitosin  rahim pada saat melahirkan
                lingkungan sekitar).
                                                       2.   Kelenjar gondok (tiroid)
            3.  Mengoordinasikan kegiatan antara sistem    •   Kelenjar tiroid terletak di depan trakea
                hormon dan sistem saraf.                       dan menghasilkan hormon tiroksin.

            Jenis-jenis kelenjar hormon, yaitu:            •   Fungsi  hormon  tiroksin  adalah
            1.   Kelenjar hipofisis (pituitari)                meningkatkan proses metabolisme
                                                               tubuh.
                •   Merupakan  kelenjar  yang  dapat       •   Kekurangan hormon tiroksin sebelum
                    mensekresikan hormon yang dapat            dewasa menyebabkan penyakit
                    mengatur bermacam-macam kegiatan           kretinisme (kekerdilan tubuh).
                    dalam tubuh sehingga dijuluki master
                    of glands.                         3.   Kelenjar anak gondok (paratiroid)
                •   Kelenjar hipofisis terdiri atas tiga lobus,   •   Kelenjar  ini  terletak  di  belakang
                    yaitu:                                     kelenjar tiroid, berjumlah empat buah.
           204
   200   201   202   203   204   205   206   207   208   209   210