Page 207 - E-Book SBMPTN Saintek
P. 207
2. Iris (selaput pelangi), bagian mata yang memiliki 1. Hidung tersusun atas sel epitel dan saraf
pigmen warna dan berfungsi untuk mengatur pembau.
banyaknya cahaya yang masuk ke mata. 2. Hidung berfungsi sebagai indra pembau
3. Pupil, celah yang dibentuk iris (di tengah) kare na memiliki reseptor pembau
sebagai lubang masuknya cahaya. (kemoreseptor) pada bagian langit-langit
4. Lensa mata, sebagai pengatur fokus rongga hidung, yang disebut sel olfaktori.
bayangan yang dibentuk agar jatuh tepat di 3. Pada ujung sel reseptor terdapat rambut-
bintik kuning (pada retina). rambut halus (silia) dan selaput lendir yang
5. Retina (selaput jala), berfungsi sebagai berfungsi sebagai pelembap.
penangkap bayangan dan terdiri atas 4. Proses jalannya rangsang berupa bau dapat
dua bagian, yaitu bintik kuning (pusat dijelaskan pada skema berikut:
terkumpulnya fotoreseptor) dan bintik buta
Masuk
(bagian yang tidak peka cahaya). Bau rongga Larut dalam Diterima
di udara Selaput saraf pembau
hidung lendir (olfaktori)
Beberapa kelainan berkaitan dengan mata: Menuju otak Dianggap
1. Rabun jauh (miopi), yaitu kemampuan mata sebagai bau
yang tidak dapat melihat jarak jauh karena c. Lidah
bayangan jatuh di depan retina. Kelainan Lidah berfungsi sebagai indra pengecap
ini dapat dibantu dengan kacamata lensa karena memiliki kemoreseptor pada papilla
cekung (minus).
(tonjolan-tonjolan kecil) di permukaannya.
2. Rabun dekat (hipermetropi), kelainan
dimana bayangan jatuh di belakang retina Papila
sehingga mata tidak dapat melihat jarak sirkumvalata
dekat. Kelainan ini dapat dibantu dengan Rasa pahit Papila
kacamata lensa cembung (positif). Rasa asam filiformis
Papila Rasa asin
3. Rabun tua (presbiopi), yaitu kombinasi fungiformis
rabun jauh dan dekat karena melemahnya Rasa manis
otot lensa mata. Kelainan ini dapat dibantu Lidah Sebagai Indra Pengecap
dengan kacamata lensa rangkap (bifokus). Papila pengecap pada lidah dibedakan
4. Astigmatisma, cacat pada mata yang tidak menjadi tiga jenis, yaitu:
dapat membedakan garis vertikal dan 1. Papila filiformis, berbentuk benang dan
horizontal secara bersamaan. Kelainan ini tersebar di seluruh permukaan lidah.
dikarenakan kornea mata tidak rata.
2. Papila sirkumvalata, berbentuk seperti
b. Hidung huruf v dan terdapat pada daerah dekat
pangkal lidah.
Saraf pembau 3. Papila fungiformis, berbentuk palu dan
(saraf olfaktori)
terdapat pada tepi lidah.
Tulang Serabut saraf
hidung menuju otak
d. Telinga
Telinga berfungsi sebagai indra pendengar
Silia karena memiliki audioreseptor di dalam
(rambut
Lendir hidung) saluran koklea.
Penampang Hidung
206

