Page 211 - E-Book SBMPTN Saintek
P. 211
• Zigot yang terbentuk akan mengalami b. Sifilis (Raja Singa)
pembelahan terus-menerus hingga Infeksi luka pada penis atau vagina yang
membentuk embrio yang akan tumbuh di disebabkan oleh bakteri Treponema
dalam uterus dan dihubungkan dengan pallidum. Penyakit ini dapat membahayakan
dinding rahim induk melalui saluran jantung dan otak, serta dapat ditularkan ibu
plasenta. (penderita) kepada bayinya.
• Tahapan terjadinya fertilisasi dapat dilihat c. Herpes
pada skema berikut: Luka pada alat kelamin yang ditandai dengan
timbulnya bercak-bercak kemerahan di
Ovarium menghasilkan sel telur (ovum)
sekitar alat kelamin, bahkan dapat meluas
Ovum dilepaskan dari ovarium menuju oviduk ke tubuh penderita.
d. Kandidiasis Vagina (Keputihan)
Terjadi kopulasi dan fertilisasi (ovum + sperma)
Infeksi pada dinding vagina yang disebabkan
Ovum (sel telur) yang dibuahi oleh jamur Candida albicans yang ditandai
berkembang menjadi embrio
timbulnya rasa gatal yang sangat hingga
mengeluarkan cairan putih kental dan berbau.
Embrio bergerak menuju uterus
e. Kanker Serviks
Embrio berkembang di dalam uterus
hingga 40 minggu Timbulnya sel-sel abnormal di seluruh
Skema Tahapan Fertilisasi lapisan epitel mulut rahim (serviks).
• Apabila proses fertilisasi tidak terjadi maka f. AIDS (Acquired Immune Deficiency
sel telur (ovum) tidak menempel pada Syndrome)
dinding uterus dan akan meluruh (rusak) Penyakit yang disebabkan oleh virus HIV
bersama dengan penebalan dinding uterus (Human Immunodeficiency Virus) yang
sehingga terjadi pendarahan yang disebut menyerang sel darah putih sehingga
menstruasi. merusak sistem kekebalan tubuh (imunitas).
D. Penyakit pada Sistem Reproduksi
a. Gonorrhoea (Kencing Nanah)
Infeksi pada alat kelamin yang disebabkan
oleh bakteri Neiserria gonorrhoeae, ditandai
dengan keluarnya nanah dari alat kelamin.
210

