Page 221 - E-Book SBMPTN Saintek
P. 221
Generasi 1, persilangan 1 Generasi 2, persilangan 2
Fenotipe: labu putih x labu hijau Fenotipe: tikus abu-abu x tikus abu-abu
Genotipe: PPKK x ppkk Genotipe: HhAa x HhAa
Gamet: PK x pk Gamet: HA, Ha, hA, ha x HA, Ha, hA, ha
F : 100 % labu putih (PpKk) F :
1 2
Generasi 2, persilangan 2 HA hA Ha ha
HA HHAA HhAA HHAa HhAa
Fenotipe: labu putih x labu putih
hA HhAA hhAA HhAa hhAa
Genotipe: PpKk x PpKk Ha HHAa HhAa HHaa Hhaa
Gamet: PK, Pk, x PK, Pk, ha HhAa hhAa Hhaa hhaa
pK, pk pK, pk Rasio fenotipe:
F : • Populasi anakan berfenotipe tikus abu-
2
PK Pk pK pk abu (H•A•) = 9
PK PPKK PPKk PpKK PpKk • Populasi anakan berfenotipe tikus
Pk PPKk PPkk PpKk Ppkk hitam (H•aa) adalah 3
pK PpKK PpKk ppKK ppKk • Populasi anakan berfenotipe tikus putih
pk PpKk Ppkk ppKk ppkk
(hhA•) adalah 3
Rasio fenotipe: • Populasi anakan berfenotipe tikus putih
• Populasi anakan berfenotipe labu putih (hhaa) adalah 1
(P•K•) = 9
• Populasi anakan berfenotipe labu putih Gen epistasis resesif a homozigot (aa) dapat
(P•kk) = 3 memengaruhi atau menutupi gen dominan
• Populasi anakan berfenotipe labu H, yaitu membentuk tikus berambut hitam.
kuning (ppK•) = 3 Jadi, rasio anakannya adalah 9 : 3 : 4
• Populasi anakan berfenotipe labu hijau c. Komplementer (Epistasis Gen Resesif
(ppkk) = 1
Rangkap)
Gen epistasis dominan P akan selalu Komplementer merupakan interaksi
memunculkan labu berwarna putih dan beberapa gen yang saling melengkapi. Jika
menutupi pengaruh semua pasangan alelnya. salah satu gen bersifat homozigot resesif
Jadi, rasio anakannya adalah 12 : 3 : 1
maka pemunculan suatu karakter oleh
Pada peristiwa epistasis resesif, gen dengan gen yang lain menjadi tidak sempurna/
alel homozigot resesif memengaruhi gen terhalang.
lain. Contoh: persilangan antara sesama tikus
Contoh: persilangan antara tikus warna warna putih, tetapi berbeda genotipe.
hitam (HHaa) dengan tikus warna putih Generasi 1, persilangan 1
(hhAA), akan menghasilkan F 100 % tikus Fenotipe: tikus putih x tikus putih
1
warna abu-abu (HhPp). Genotipe: AAbb x aaBB
Generasi 1, persilangan 1 Gamet: Ab x aB
Fenotipe: tikus hitam x tikus putih F : 100 % tikus abu-abu (AaBb)
Genotipe: HHaa x hhAA 1
Gamet: Ha x hA
F : 100 % tikus abu-abu (HhAa)
1
220

