Page 217 - E-Book SBMPTN Saintek
P. 217
1. Fotosistem I atau disebut P700 karena fosfat dari ATP (6 CO membentuk
2
mampu menyerap cahaya dengan baik 12 molekul APGL).
pada panjang gelombang 700 nm. Fase regenerasi, yaitu 10 APGL
2. Fotosistem II atau disebut P680 karena direduksi kembali menjadi RuBP
sensitif terhadap energi cahaya pada dan sisanya (2 APGL) diubah
panjang gelombang 680 nm. menjadi glukosa.
• Berdasarkan sifatnya, aliran elektron dalam
fotosistem terdiri atas dua rute, yaitu: b. Kemosintesis
1. Aliran elektron siklik, terjadi di Kemosintesis merupakan penyusunan
fotosistem I. bahan organik menggunakan sumber energi
2. Aliran elektron nonsiklik, terjadi di melalui pemecahan senyawa kimia.
fotosistem II. Proses kemosintesis umumnya dilakukan
• Proses fotosintesis terjadi di kloroplas dan oleh beberapa mikroorganisme, yaitu:
berlangsung melalui dua tahap reaksi, yaitu: 1. Bakteri belerang, yaitu Thiobacillus yang
1. Reaksi terang memperoleh energi dari hasil oksidasi H S
2
Tahap reaksi yang memerlukan cahaya. dan selanjutnya digunakan untuk fiksasi CO
2
Prosesnya terjadi di grana (mem bran menjadi gula. Reaksinya, yaitu:
tilakoid) dalam kloroplas.
Terdapat tiga proses, yaitu: 2 H S + O cahaya 2 H O + 2 S + energi
2 2 klorofil 2
Penyerapan cahaya oleh pigmen cahaya
fotosintesis serta pelepasan CO + 2 H S klorofil CH O + 2S + H O
2
2
2
2
elektron (selanjutnya masuk ke
sistem transpor elektron). 2. Bakteri nitrit, misalnya Nitrosomonas dan
Pemecahan molekul H O menjadi Nitrosococcus yang mendapatkan energi
2
gas O dari reaksi fotolisis hingga dengan mengoksidasi NH menjadi asam
2 3
terbentuk ATP dan NADPH. nitrit. Reaksinya, yaitu:
Penerimaan kembali elektron oleh
pigmen fotosintesis.
Nitrosomonas
Hasil akhir dari tahap reaksi terang (NH ) + CO + 3O 2 HNO + CO + 3H O + E
2
3
4 2
2
2
2
Nitrosococcus
adalah ATP, NADPH, dan gas O .
2
2. Reaksi gelap 3. Bakteri nitrat, misalnya Nitrobacter yang
Tahap reaksi fotosintesis yang tidak memperoleh energi dari hasil oksidasi
memerlukan cahaya. senyawa nitrit menjadi nitrat. Reaksinya, yaitu:
Prosesnya terjadi di stroma dalam kloroplas.
Terdapat tiga fase, yaitu: Ca(NO ) + O Nitrobacter Ca(NO ) + energi
Fase karboksilasi, yaitu CO diikat 2 2 2 3 2
2
oleh RuBP (Ribulosa bifosfat)
hingga membentuk senyawa APG 4. Bakteri besi, misalnya Lipotrik yang
(asam fosfogliserat). memperoleh energi dari hasil oksidasi ferro
Fase reduksi, yaitu APG menjadi ferri. reaksinya, yaitu:
tereduksi menjadi APGL (asam
fosfogliseraldehida) oleh H dari
2 2+ Oksigen 3+
NADPH dan menerima gugus Fe Fe + energi
2
216

