Page 27 - E-Book SBMPTN Saintek
P. 27

Bab    7




                 Sastra Melayu Klasik










            A.   Pengertian Sastra Melayu              10.  Bersifat  universal  (untuk  umum  atau  dari
                 Klasik                                    anak-anak sampai dewasa).

            •   Sastra  Melayu  Klasik  adalah  sastra  lama   C.   Unsur-unsur Karya Melayu
                yang  lahir  pada  masyarakat  lama  atau    Klasik
                tradisional,  yaitu  masyarakat  yang  masih
                sederhana dan terikat dengan adat istiadat.  a.   Tema
            •   Sastra Melayu Klasik bermula pada abad ke-     Tema  adalah  ide  pokok  yang  mendasari
                16 Masehi. Semenjak itu sampai sekarang,   sebuah karya sastra Melayu klasik.
                gaya bahasanya tidak banyak berubah.   b.   Penokohan/perwatakan
                                                           Penokohan  atau  perwatakan  adalah
            B.   Sifat-sifat Sastra Melayu                 penggambaran sifat atau watak tokoh dalam

                 Klasik                                    cerita.
                                                       c.   Latar (Setting)
            1.   Bersifat  anonim  atau  tanpa  nama       Latar  adalah  keterangan  mengenai  waktu,
                (pengarangnya tidak dikenal).              ruang, dan suasana terjadinya lakuan atau
            2.   Disampaikan secara lisan, dari mulut ke mulut.  cerita dalam sebuah karya sastra.
            3.   Bersifat statis (perubahan sangat lambat dan   d.   Sudut Pandang
                relatif tidak ada karya-karya baru).
            4.  Bersifat  tradisional  (masih  mencerminkan      Sudut  pandang  adalah  posisi  pengarang

                                                           dalam menuliskan karya sastra
                keterikatan  terhadap  aturan-aturan  hidup
                bermasyarakat secara kaku).            e.  Alur
            5.   Sumber cerita adalah cerita kerajaan atau      Alur  adalah  adalah  rangkaian  peristiwa
                keraton dan keluarga raja (istana sentris).  yang saling berhubungan membentuk suatu
            6.  Bersifat kurang rasional  (kejadian-kejadian   cerita.
                tidak masuk akal).                     f.   Amanat
            7.  Bersifat  didaktis  (memberikan  pendi dikan      Amanat  adalah  pesan  yang  ingin
                kepada pembaca, baik moral maupun religius).  disampaikan  pengarang  kepada
            8.  Bersifat  simbolis  (cerita  disajikan  dalam   pembacanya.
                bentuk lambang).                       g.   Gaya Bahasa
            9.  Bersifat klasik imitatif/tiruan (kebiasaan tiru-     Gaya  bahasa  adalah  sarana  sastra  yang
                meniru yang turun-temurun).                amat  penting  karena  hal  inilah  yang  akan
                                                           membedakan antara pengarang yang satu
                                                           dengan yang lain.
           26
   22   23   24   25   26   27   28   29   30   31   32