Page 298 - E-Book SBMPTN Saintek
P. 298
Jika dianggap tidak terdapat gesekan pada Penerapan Persamaan Bernaulli
pipa maka debit fluida yang mengalir pada 1. Pada Tabung Bocor
pipa akan tetap. Jika sebuah tabung yang berlubang berisi air
maka kecepatan air keluar dari tabung dan
Q = Q = Q = ..... = konstan jarak jatuhnya dari kaki tabung adalah:
3
2
1
A v = A v = A v = .... = konstan
2
2
1
3 3
1
=
x 2 h .h 2
1
c. Asas Bernoulli
Asas Bernoulli menyatakan bahwa: h v = 2.g.h 1
1
“Pada pipa mendatar, tekanan fluida paling h v
besar terdapat pada bagian yang kelajuan 2
alirannya paling kecil. Sebaliknya, tekanan
fluida paling kecil terdapat pada bagian x
yang kelajuan alirannya paling besar.” Keterangan:
g : percepatan gravitasi (m/s )
2
h : jarak lubang dari permukaan air (m)
1
h : jarak lubang dari dasar bejana (m)
v 1 v 2
P 1 P 2 2
2. Venturimeter
Menurut asas Bernoulli, kecepatan fluida Venturimeter adalah alat untuk mengukur
pada penampang 1 lebih kecil daripada kecepat an gerak fluida cair.
kecepatan fluida pada penampang 2 (v <
1 Dengan alat venturimeter maka dapat dengan
v ) maka tekanan penam pang 1 lebih besar
2 mudah kita ketahui perbedaan tekanan antara
daripada tekanan penampang 2 (P > P ).
1 2 pipa penampang 1 dan 2, yaitu:
d. Persamaan Bernoulli
h
v 2
v 1
v 2
P 2
v 1
h 2
⋅
P 1 P − P = ρ⋅ gh atau
1 2
h 1 P − P = 1 ρ⋅ 2 v 2 )
1 2 2 ( v − 1
2
1 Untuk mencari kecepatan v dan v dapat
g h
2
P + ρ v + ρ⋅ ⋅ = konstan 1 2
2 digunakan rumus:
1 1
P + ρ v +ρ gh = P + ρ v +ρ gh
2
2
1 2 1 1 1 1 2 2 2 2 2 2 2 gh
⋅⋅
v =
1 2
A
1 − 1
Keterangan: A 2
2 gh
⋅⋅
P : tekanan (P) 2
h : ketinggian (m) v = 1− A
2
2
A
ρ : massa jenis fluida (kg/m ) 1
3
v : kecepatan fluida (m/s)
297

