Page 302 - E-Book SBMPTN Saintek
P. 302

•     Proses a—b (SUHU es NAIK dari a ke b)    perpindahan kalor dari benda bersuhu tinggi
                             Q  = m . c  . DT                 ke benda bersuhu rendah sehingga kedua
                         es     es   es
                             Q  = m . c  . (b – a)            benda akan memiliki suhu akhir yang sama.
                         es     es
                                                              Pernyataan tersebut sesuai dengan asas
               •     Proses b—c (PERUBAHAN WUJUD es           Black.
                     menjadi air)
                                                          •      Asas Black dikemukakan oleh seorang
                                 Q = m . L                    fisikawan Skotlandia bernama Joseph Black.

               •     Proses c—d (SUHU air NAIK dari c ke d)   Asas ini berbunyi:
                                                                “Jika terdapat dua zat atau lebih saling
                                Q  = m . c  . DT
                           air    air  air                    berhubungan satu sama lain maka zat yang
                             Q  = m . c  . (d – c)
                         air    air                           bersuhu tinggi akan mengalirkan kalor
               •     Proses d—e (PERUBAHAN WUJUD air          kepada zat yang bersuhu lebih rendah hingga
                     menjadi uap air)                         tercipta kesetimbangan suhu.”
                                Q  = m . U                    Dengan kata lain, dapat disimpulkan:
                           u
               •     Proses e-f (SUHU air NAIK dari e ke f)                    Q  lepas  = Q  serap
                          Q  = m . c  . DT
                        uap     uap  uap
                          Q  = m . c  . (f – e)               Keterangan:
                        uap     uap
                                                               Q  lepas   : kalor yang dilepas oleh suatu zat yang
               Keterangan:                                                me miliki suhu lebih tinggi.
                                                               Q    : kalor yang diserap oleh suatu zat yang
               c      : kalor jenis es (0,5 kal/gr C)            serap
                                          o
                es
               c      : kalor jenis air (1 kal/gr C)                            me miliki suhu lebih rendah.
                                         o
                air
               L      : kalor lebur (80 kal/gr)
               U      : kalor uap (540 kal/gr)            C.  Perpindahan Kalor
               a      : suhu es
               b & c   : suhu es mencair (0 C )           a.   Konduksi
                                      o
               d & e   : suhu air mendidih (100 C )           Konduksi adalah perpindahan kalor melalui
                                           o
               f      : suhu uap                              zat perantara tanpa  disertai perpindahan
                                                              zat pe rantaranya.
                                                              Contoh: Besi yang dipanaskan di salah satu
                      Ingat                                   ujung nya maka ujung besi lainnya juga akan
                                                              terasa panas  (terjadi perambatan kalor).
                  •   Kalor   L EBUR   at au                  Rumus:
                     MEMBEKU                                             P =  kA ⋅∆ T
                                                                             ⋅
                     Q = m L                                                   L
                  •   Kalor UAP atau MENDIDIH
                     Q = m  U                                 Keterangan:
                                                              P   :  daya (watt)
                                                              k   :  konduktivitas termal bahan (W/m°C)
               d.   Asas Black                                A   :   luas penampang (π.r ) (m )
                                                                                    2
                                                                                       2
               •    Pada zat yang memiliki suhu tinggi, jika      ∆T :   perubahan suhu (T -T ) (°C)
                                                                                    1
                                                                                  2
                   dicampur dengan benda yang memiliki        L   :   panjang penghantar (m)
                   suhu yang lebih rendah maka akan terjadi

                                                                                                301
   297   298   299   300   301   302   303   304   305   306   307